Dana PNPM Belum Cair Dikeluhkan TPK
Primadona FM - Primadona FM
Lombok Utara - Belum cairnya dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara, dikeluhkan oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) selaku pelaksana di tingkat desa.
“Pekerjaan sudah rampung, tapi dana hingga hari ini belum cair, akibatnya para tukang dan pekerjapun menagih tiap hari, padahal janji dari pihak berwewenang ditingkat atas, dana akan cair hari rabu kemarin. Ketika ditanyakan, ternyata dananya belum bisa dicairkan dengan berbagai alasan”, ungkap beberapa pengurus TPK Kecamatan Bayan.
Desa Karang Bajo yang mendapat dua proram pembangunan yaitu rabat jalan dan saluran drainase misalnya, hingga berita ini duturunkan, bahwa program rabat jalan sudah selesai seratus persen dan pernah dimonitor oleh Bank Dunia. Sementara saluran drainase sudah mencapai 90 persen. “Pekerjaan PNPM ini sudah rampung, namun dananya belum juga cair, sehingga kami harus berutang sana sini untuk membayar para pekerja”, kata Samsul Aziz, ketua TPK Karang Bajo.
Hal ini, juga sudah disampaikan ke pihak Word Bank, ketika berkunjung ke Rakom Primadona, beberapa waktu lalu, dan berjanji akan segera menyelesaikan persoalan ini. Dan janji itupun hingga hari ini masih ditunggu realisasinya oleh pihak TPK yang masuk SPC II.
Sementara Fasilitator PNPM Kecamatan Bayan, Mahlil Spd, ketika dikonfirmasi terkait masalah ini meminta maaf atas keterlambatan cairnya dana PNPM, karena masih adanya kekurangan pelaporan. “Insya Allah minggu-minggu ini akan cair”, janjinya.
Ungkapan senada juga disampaikan oleh Fasilitator Lapangan, Mahnun, bahwa keterlambatan ini bukan diseangaja, akan tetapi laporan yang disampaikan oleh TPK desa bersangkutan memang belum lengkap. “Jadi bersabar dulu, semuanya ini akan kami usahakan secapatnya, karena kami juga merasakan apa yang dirasakan oleh pengurus TPK”, pungkasnya. (ari-primadona)
Hal ini, juga sudah disampaikan ke pihak Word Bank, ketika berkunjung ke Rakom Primadona, beberapa waktu lalu, dan berjanji akan segera menyelesaikan persoalan ini. Dan janji itupun hingga hari ini masih ditunggu realisasinya oleh pihak TPK yang masuk SPC II.
Sementara Fasilitator PNPM Kecamatan Bayan, Mahlil Spd, ketika dikonfirmasi terkait masalah ini meminta maaf atas keterlambatan cairnya dana PNPM, karena masih adanya kekurangan pelaporan. “Insya Allah minggu-minggu ini akan cair”, janjinya.
Ungkapan senada juga disampaikan oleh Fasilitator Lapangan, Mahnun, bahwa keterlambatan ini bukan diseangaja, akan tetapi laporan yang disampaikan oleh TPK desa bersangkutan memang belum lengkap. “Jadi bersabar dulu, semuanya ini akan kami usahakan secapatnya, karena kami juga merasakan apa yang dirasakan oleh pengurus TPK”, pungkasnya. (ari-primadona)
- Primadona FM
- Berita
- dibaca 1079x
- [0] komentar




JAKARTA, Suarakomunitas – Barisan Pemuda Adat Lombok – Sumbawa ( Baralosa) merupakan salah satu tamu special dalam konser Glenn Fredly di Senayan Fx Mall Jakarta pusat pada
Sesait,(SK),--Menjelang sore hari akan dilakukan persiapan Memajang atau Ngengelat yang akan dilaksanakan setelah sholat Asyar berjamaah sampai menjelang waktu sholat Magrib dan Isya
Sesait,(SK),--Kegiatan bisok menik (cuci beras) bukan sekadar membersihkan beras sebelum dimasak, namun memiliki makna sejarah.Lokasi bisok menik ini tidak pernah diubah sejak zaman
Medan (Suara Komunitas.Net) Keberadaan KPID Sumut ke depan tidak hanya berkutat kepada persoalan perizinan. Tapi harus direvitalisasi termasuk keberadaannya guna menggali berbagai potensi ekonomi daerah.
Medan (Suara Komunitas.Net) KPID adalah polisi moral dalam bidang penyiaran, karena itu kehadiran KPID diharapkan mampu mengawasi isi siaran lembaga penyiaran sehingga dapat meminimalisir dampak yang 

-t.jpg)
