29 Jul 2010
ALPEN SULTRA Menggelar Rapat Bulanan Dengan Fasdes Bersama Tim MONEV
Kendari, Memasuki bulan ke-4, Alpen Sultra dalam programnya Kesehatan Reproduksi (Kespro) untuk masyarakat Pulau Saponda, telah menemukan beberapa indicator keberhasilan. Sala satunya adalah sebagian masyarakat pulau saponda yang menjadi target sasaran sudah mulai tahu beberapa penyakit yang berhubungan dengan Kesehatan Reproduksi yang diakibatkan oleh hubungan seksual yang tidak sehat hal ini berdasarkan dari penuturan dari sala seorang fasdes saat rapat bulanan.
Para fasilitator desa yang bertugas di lapangan mendampingi masyarakat dalam penyadaran masalah kesehatan reproduksi dan seksual bersama dengan tim MONEV pada Hari Rabu 21 – Kamis 22 Juli 2010 melaksanakan rapat bulanan perkembangan program tersebut. Dalam rapat bulanan fasilitator desa bersama tim MONEV membicarakan tentang perkembangan program dan strategi pencapaian output program. Dari laporan yang di sampaikan oleh para fasilitator desa, sampai saat ini target capaian yang telah di capai dari yang telah di targetkan sudah mencapai 10%.
Untuk mencapai target selanjutnya, tim MONEV menekankan beberapa hal yang harus dilakukan oleh fasilitator desa terkait untuk keberhasilan program diantaranya, fasdes harus mampu melahirkan kader lokal untuk Kespro di Pulau Saponda, adanya kesadaran dikalangan perempuan muda Bajo Saponda untuk tidak kawin muda, memperbanyak diskusi secara persuasive kepada para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat.
Dalam Rapat yang berlangsung selama 2 hari itu kemudian juga membahas tentang kesenian adat tradisional yang sering dilaksanakan oleh masyarakat bajo saponda yang disebut dengan Iko-Iko. Iko-iko ini sendiri adalah merupakan sala satu kesenian tradisional yang dilaksanakan di laut dalam bentuk syair dan dalam syair itu mengandung makna pesan-pesan moril. Nah, iko-iko ini kemudian akan menjadi bagian dari dokumentasi dalam bentuk film documenter yang termasuk bagian dari program kesehatan reproduksi (Kespro). (Ekeng KH)
Para fasilitator desa yang bertugas di lapangan mendampingi masyarakat dalam penyadaran masalah kesehatan reproduksi dan seksual bersama dengan tim MONEV pada Hari Rabu 21 – Kamis 22 Juli 2010 melaksanakan rapat bulanan perkembangan program tersebut. Dalam rapat bulanan fasilitator desa bersama tim MONEV membicarakan tentang perkembangan program dan strategi pencapaian output program. Dari laporan yang di sampaikan oleh para fasilitator desa, sampai saat ini target capaian yang telah di capai dari yang telah di targetkan sudah mencapai 10%.
Untuk mencapai target selanjutnya, tim MONEV menekankan beberapa hal yang harus dilakukan oleh fasilitator desa terkait untuk keberhasilan program diantaranya, fasdes harus mampu melahirkan kader lokal untuk Kespro di Pulau Saponda, adanya kesadaran dikalangan perempuan muda Bajo Saponda untuk tidak kawin muda, memperbanyak diskusi secara persuasive kepada para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat.
Dalam Rapat yang berlangsung selama 2 hari itu kemudian juga membahas tentang kesenian adat tradisional yang sering dilaksanakan oleh masyarakat bajo saponda yang disebut dengan Iko-Iko. Iko-iko ini sendiri adalah merupakan sala satu kesenian tradisional yang dilaksanakan di laut dalam bentuk syair dan dalam syair itu mengandung makna pesan-pesan moril. Nah, iko-iko ini kemudian akan menjadi bagian dari dokumentasi dalam bentuk film documenter yang termasuk bagian dari program kesehatan reproduksi (Kespro). (Ekeng KH)
- Berita
- dibaca 85x
- [0] komentar
| 10:41 |
Oleh : Mark Kenyton KESIMPULAN Sebagai mahasiswa etnomusikologi (pelajaran musik daerah), saya baru diperkenalkan kepada musik Pengalaman > Sumatera Utara > Hotline Tapanuli FM |
| 10:32 |
Berita > Sumatera Utara > Diakoni FM |
| 10:26 |
Berita > Sumatera Utara > Diakoni FM |
| 10:20 |
Berita > Sumatera Utara > Hotline Tapanuli FM |
| 10:14 |
Berita > Sumatera Utara > Hotline Tapanuli FM |
| 10:09 |
Keterangan Berita > Sumatera Utara > Hotline Tapanuli FM |
| 09:47 |
Pendapat > Sumatera Utara > Hotline Tapanuli FM |
| 09:18 |
Lombok Utara - Pelaksanaan sholat Idul Fitri 1 Syawal 1431 H, yang berlangsung di masjid jamik Al-Fatah Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara berlangsung khidmat. Berita > Nusa Tenggara Barat > Primadona FM |
| 07:54 |
Aceh Barat. Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1431 serentak di seluruh Aceh. Sebelumnya pada saat penentuan 1 Ramadhan sempat terjadi perbedaan, Berita > Aceh > Arla.Fm |
| 07:43 |
Blangpidie,Aceh Barat Daya-Rabu (9/9), sekitar pukul 22 .wib,suasana keramaian kota Blangpdie dan sekitarnya mewarnai suasana malam lebaran, sejumlah warga hilir mudik dengan menggunakan Berita > Aceh > Genta FM |
- budi h berkata : giatkan belajar biar ...
- Debora berkata : Kira\" ada perlombaan ...
- ali13 berkata : membenahi system yang ...
- cepo ajj berkata : bapak Yth. mohon maf ...
- baok berkata : bagi pmrnth kami sbg ...
- Ibe berkata : Keikut sertaan pewarta ...
- zaenal berkata : Produk dari TAKESU ASIA ...
- al-one berkata : kpnkh Ds Borju mnjdi ...
- pupuk ajaib berkata : *** Lele panen 29 hari,Belut ...
- berkata : bagus kak fotonya aku ...





