A | A
628529745XXXX : genta news hari dusun cot seumantok kecamatan babahrot abdya diresmikan menjadi desa persiapan     628136036XXXX : seorg warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : info gempa mag 5 0 sr 11 01 2012 04 00 53 wib lok 2 39 lu 93 18 bt 325 km baratdaya kab simeulue kedlmn 59 km bmkg     62812694XXXX : hari ini aceh peringati 7 tahun tsunami aceh tgl 26 des 2011 di seluruh nad dan menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga hari gisafm     62812694XXXX : hari ini aceh peringati 7 tahun tsunami aceh tgl 26 des 2011 di seluruh provinsi aceh dan menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga ha     62812694XXXX : komplek perumahan korem lilawangsa tepatnya dibelakang rumah sakit kesrem lg terbakar dan hampir menghanguskan empat rumah gisafm lhokseumawe     628191776XXXX : news ratusan aktivis dan lsm yg trgbng dlm aliansi rkyt menggugat memnta gbrnr ntb membrhntikn bupati dan wabup lombok tengah krn plntknnya dinilai cct hkm     628191776XXXX : news nasip petani tembakau di pulau lombok terancam krn mndpt tntangan phk asing yg mengkampanyekan anti rokok intrnasional dn krng diprhtikn pemda stmpt     
27 Jul 2010

Waspadai Kenaikan Tarif Listrik Lebih dari 40 Persen

Ian_Rajawali TV - Rajawali TV

Bandung - Rajawali TV. Kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) maksimal sebesar 18% untuk pelanggan rumah tangga dengan daya di atas 1300 VA yang disetujui oleh DPR mulai bulan Juli 2010 ternyata tidak terbukti. Kenyataannya kenaikan tarif listrik yang dialami oleh pelanggan sektor rumah tangga bervariasi hingga 40%. Hal ini terungkap dari simulasi perhitungan tarif listrik baru yang dilakukan oleh PLN UPJ Bandung Barat Senin, 26 Juli lalu.

Dari tabel kutipan Peraturan Menteri Negara dan Sumberdaya Mineral No. 7 Tahun 2010 terlihat bahwa terjadi penyederhanaan perhitungan tarif listrik untuk rumah tangga dengan daya 1300 VA ke atas. Jika perhitungan tarif listrik sebelumnya ada klasifikasi tarif berdasarkan blok penggunaan listrik, mulai 1 Juli 2010 blok tersebut tidak ada. Semuanya dipukul rata sebesar Rp. 790, Rp. 795 dan Rp. 890 per KWH untuk pelanggan 1300, 2200 dan 3500-5500 VA. Hal ini tentu menjadi tanda tanya besar di kalangan masyarakat, karena beban kenaikan listrik yang harus mereka tanggung adalah sebesar 40%, bukan 18% seperti yang banyak diberitakan oleh media mainstream.

Tabel harga listrik untuk golongan rumah tangga sesuai dengan

Kutipan Menteri Negara dan Sumberdaya Mineral No. 7 Tahun 2010

Ibu Elly seorang ibu rumah tangga yang memiliki home industry pembuatan kue mengeluhkan kebijakan pemerintah yang ia nilai tidak bijak. "Gimana ya kang, sebelum listrik naik saja tagihan listrik saya sudah 350 ribu lebih, tadi dihitung dengan simulasi bulan depan saya harus membayar 500 ribuan.". Senada dengan hal tersebut, Bapak Haji Rukman seorang pensiunan Kereta Api mengatakan bahwa beliau harus menyisihkan seperempat dari uang pensiunannya untuk membayar tagihan listrik.

Berikut ini adalah contoh simulasi perhitungan tarif listrik yang baru :

Bapak H. Tukidjan Soedarsono memiliki daya tersambung sebesar 1300VA, tagihan bulan juli lalu sebesar Rp. 309.772 dengan pemakaian listrik sejumlah 514 KWH, jika dihitung dengan skema penarifan listrik yang baru maka :

514 KWH X Rp. 790 = Rp. 406.060

PPJU 6% = Rp. 24.363

Materai = Rp. 3.000

Total tagihan = Rp. 433.423

Besaran Kenaikan = Rp. 123.701 ( 39.9%)

Ketika hal mengenai kenaikan listrik yang lebih dari 40% ini ditanyakan kepada petugas PLN, dengan singkat ia hanya menjawab "Mau gimana lagi mas, ini sudah kebijakan dari pemerintah. Kami hanya menjalankan aturan saja" sambil mengalihkan pembicaraan ke arah jaringan dan infrastruktur listrik. Walaupun pelanggan listrik 450 - 900 VA tidak naik, namun kenaikan signifikan yang menimpa sebagian besar pelanggan rumah tangga lebih dari 40% sangat memberatkan. Ditambah lagi harga - harga yang sudah melambung tinggi sebelum kenaikan tarif listrik ini diterapkan. Jika sudah begini, siapa yang harus bertanggung jawab ? Pemerintah sudah terang - terangan menipu masyarakat.

Lampiran :

  • Google Bookmarks
  • Digg
  • del.icio.us
  • MySpace
  • Technorati
  • TwitThis
Formulir Komentar




Komentar

Kode Keamanan*

CAPTCHA Image

Wajib di isi [may not leaved blank]
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Suara Komunitas. Pengelola berhak mengubah/menghapus kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Tulisan Terkait

Analisis

Selamat atas www.rumahalir.or.id

Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma). Peluncuran website Talasukma dilakukan langsung oleh Anggota Komite Transparansi

5 KONTEN TERBARU

22:32
Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan Berita > Nusa Tenggara Barat > Gita Swara FM
18:25
Sukabumi, komunitas LA-LI. Koordinator program SAFE (Strategi Again Flu Emergency) memeriksa Berita > Jawa Barat > Zeka Kamil
14:15
IV Koto Aur Malintang - Dalam rangka memeriahkan pelantikan wali nagari III koto Aur malintang yang ibu nagari Batu Basa mengelar Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) antar nagari di kecamatan Berita > Sumatera Barat > Suandri FM
13:34
IV Berita > Sumatera Barat > Suandri FM
13:07
IV koto Aur Malintang - Pembangunan Sekolah menengah kejuruan (SMK) IV koto Aur malintang dalam waktu dekat ini segera terealisasi, hal ini terwujud dari para perantau asal Nagari III Berita > Sumatera Barat > Suandri FM
12:43
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang Pendapat > Sumatera Barat > JRK SB
12:42
Sukabumi, Komunitas Pasar Parungkuda Kondisi pasar Parungkuda semakin hari semakin kotor dan kumuh, hal ini semakin terasa parah ketika hujan turun. Lokasi pasar menjadi becek dan berlumpur. Berita > Jawa Barat > Bayu Permana
12:20
SUKABUMI (*IPS*) – SEBANYAK 18.000 liter air bersih yang dikonsumsi Jakarta per detik diperkirakan meningkat 26,000 liter pada 2015. Solusinya? Sebuah jalan tol sepanjang 54 kilometer Berita > Koresponden > Koresponden
10:36
 Lombok Utara (suarakomunitas)-Tanjung, sebanyak 24 atlet Taekwondo KLU yang mengikuti Kejurda YUTI Cup I 2012, yang diselengarakan di Gelanggang Olah Raga(GOR) Bakhti Berita > Nusa Tenggara Barat > Gita Swara FM
10:14
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi Berita > Nusa Tenggara Barat > Primadona FM

10 Komentar Terbaru

Script timer: 0.324376 seconds.