Mencegah Terjadinya Ledakan Tabung Gas
Hiruk Pikuk pemberitaan berbagai media baik cetak mapun elektronik akhir-kahir ini tentang ledakan gas dari tabung LPG 3 kg . Ledakan/pembakaran terjadi apabila ada bahan bakar, udara dan api, bila salah satu unsur tidak ada, maka ledakan tersebut tidak akan terjadi, bahkan ledakan hanya dapat terjadi apabila ada akumulasi campuran udara dan gas pada perbandingan tertentu. Artinya terlalu banyak salah satu unsur gas atau udara tidak akan terjadi.Ledakan gas dari tabung LPG yang sekarang sedang menjadi perhatian disebabkan oleh adanya:
1. Kebocoran gas dari rangkaian tabung sampai ke kompor
2. Ruang dapur yang kurang ventilasi, sehingga bila terjadi kebocoran, gas terakumulasi di dalam ruangan
3. Operator pengguna bahan bakar gas, ibu rumah tangga yang kurang cermat
Kebocoran gas dari rangkaian tabung sampai kompor kemungkinannya sebagai berikut:
1. Dari tabung sangat kecil. Kalau terjadi, sudah terdeteksi di gudang pengisian atau di gudang distributor dengan terciumnya bau dan adanya detektor gas.
2. Dari selang juga sangat kecil, kecuali bila digigit tikus, kena panas atau kena benda tajam. Tekanan gas dalam selang sudah rendah karena sudah di-reduce oleh regulator.
3. Dari koneksi selang ke kompor dan regulator juga relatif aman karena diklem.
4. Dari regulator juga kemungkinannya kecil, karena regulator dari logam yang dicetak rapi
5. Dari leher tabung yang dibuat dari kuningan terpasang kuat dan dradnya diikat kuat dengan dilapisi perapat.
6. Dari rubber seal/karet cincin antara leher tabung dan regulator, di sini paling besar terjadi kebocoran.
Pengguna gas tinggi memasang rapi regulator, handle diputar dan sudah bisa digunakan untuk memasak. Koneksi macam ini sangat rawan kebocoran karena:
1· Karet cincin yang dipakai berulang akan menjadi aus.
2· Karet cincin yang lama tidak terpakai, misalnya dari tabung gas yang tersingkir dari peredaran, menjadi keras, tidak kenyal lagi.
3· Pemasangan ke leher tabung tidak rapi.
Tips agar jauh dari Musibah kebakaran/ledakan gas:
1. Pengguna/operator (ibu rumah tangga) harus cermat dan hati-hati menggunakan bahan bakar gas yang berbahaya ini, tidak perlu takut/ragu-ragu asalkan tiap kali memasang regulator, dicium baunya, didengarkan suaranya, amati selangnya. Bila tidak digunakan, regulator dilepas. Bila akan dipasang kembali, lakukan sendiri jangan orang lain (pengantar tabung gas) karena biasanya kurang cermat.
2. Usahakan ruang dapur dengan ventilasi yang cukup, pintu dan jendela dibuka. Bila ruangan sempit, eternit di atas dapur dibuka biar ada ventilasi dari celah-celah genting. Lebih baik bila selangnya panjang dan tabung dapat diletakkan di luar dapur. Pengalaman penulis terhadap pemakaian alat penyerta tabung gas adalah selang tahan lebih dari 10 tahun, sedangkan regulator tahan lebih dari 5 tahun tanpa SNI.
Semoga TIPS ini bermanfaat dan setidaknya bisa menambah pengetahuan bagi kita semua untuk menghidari terjadi ledakan tabung Gas terutama bagi ibu-ibu.
SM Melaporkan
- Suara Malioboro FM
- Pengalaman
- dibaca 1568x
- [0] komentar




Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke VII pada 14 Februari nanti, Jaringan Radio Komunitas Sulawesi Utara (JRK Sulut) meluncurkan dua situs sederhana sebagai wadah untuk
Medan (Suara Komunitas.Net)-Dirut Bank Sumut,H.Gus Irawan Pasaribu mengajak masyarakat hijrah kepada konsep ekonomi Syariah. Sistem ekonomi ini dilandasi spirit moral dan etika dengan prinsip transaksi
Lombok Utara, Suarakomunitas - Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai merespon kejadian bencana longsor di Dusun Lokok Aur Desa Karang
Lombok Utara, Suarakomunitas - Hujan yang terus mengguyur hingga malam ini membuat kondisi Dusun Lokok Aur Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara (KLU) semakin parah dan warga tetap
KLU, Suarakomunitas - Hujan lebat yang terjadi sejak jum’at sore 3/2 kemarin hingga pagi ini, membuat puluhan rumah warga Dusun Lokok Aur Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten -t.jpg)

