Mensiasati Agar Rakom Kembali Aktif
Pleret - Bantul. Berdirinya radio komunitas memang menjadi fenomena booming yang sampai saat ini masih sering diperbinangkan di kalangan pegiat komunitas. Saking banternya isu-isu yang berkembang, maka semakin banyak diskusi-diskusi yang diadakan untuk memanajemen agar radio komunitas yang sudah berdiri tidak gulung tikar. Sebab sudah banyak cerita yang beredar di kalangan pegiat radio komunitas bahwa telah banyak rakom yang gulung tikar atau tidak aktif lagi. Padahal diawal berdirinya, begitu semarak euforianya bahkan dana yang digunakan untuk pendirian tersebut cukup banyak.
Oleh karena itu, agar tidak mudah suatu radio komunitas gulung tikar, perlu dibuat beberapa strategi yang menuju pada sasaran yakni kepada masyarakat sekitar. Prinsip dari keberlangsungan kepenyiaran dapat terjaga manakala pengurus radio komunitas memiliki komitmen dan loyalitas yang tinggi. Radio komunitas harus mampu merangkul semua lapisan masyarakat dan harus memberikan manfaat bagi lingkungan. Dengan cara ini maka secara tidak langsung proses regenerasi dan menanamkan kepedulian lingkungan akan rasa memiliki akan terjadi di masyarakat.
Sebagaimana pengalaman yang pernah kami lakukan di radio komunitas kami,
kami mencoba memfasilitasi setiap acara masyarakat diantaranya adalah publikasi tanpa menarik biaya. Lalu cara kami berikutnya adalah menyediakan perpustakaan mini di studio. Hal ini mendorong anak-anak dan masyarakat untuk membaca-baca buku. Terutama bagi para orang tua yang menunggu puta-putrinya pulang sekolah. Sebab lokasi studio kami yang dekat dengan sekolahan dasar. Cara kami berikutnya adalah menyediakan wahana permainan seperti catur, dan mainan anak-anak. Hal ini terbukti dapat menambah semaraknya studio di saat malam hari.
reported by : Jodins Sadewo
- Sadewo FM
- Pendapat
- dibaca 2272x
- [0] komentar




JAKARTA, Suarakomunitas – Barisan Pemuda Adat Lombok – Sumbawa ( Baralosa) merupakan salah satu tamu special dalam konser Glenn Fredly di Senayan Fx Mall Jakarta pusat pada
Sesait,(SK),--Menjelang sore hari akan dilakukan persiapan Memajang atau Ngengelat yang akan dilaksanakan setelah sholat Asyar berjamaah sampai menjelang waktu sholat Magrib dan Isya
Sesait,(SK),--Kegiatan bisok menik (cuci beras) bukan sekadar membersihkan beras sebelum dimasak, namun memiliki makna sejarah.Lokasi bisok menik ini tidak pernah diubah sejak zaman
Medan (Suara Komunitas.Net) Keberadaan KPID Sumut ke depan tidak hanya berkutat kepada persoalan perizinan. Tapi harus direvitalisasi termasuk keberadaannya guna menggali berbagai potensi ekonomi daerah.
Medan (Suara Komunitas.Net) KPID adalah polisi moral dalam bidang penyiaran, karena itu kehadiran KPID diharapkan mampu mengawasi isi siaran lembaga penyiaran sehingga dapat meminimalisir dampak yang 

-t.jpg)
