Pesona Wisata Situ Wanayasa
Wanayasa, Jabar. Sejuknya udara pegunungan dengan semilir angin sepoi membelai menyentuh kalbu, merupakan pesona tersendiri dari sebuah objek wisata Situ Wanayasa yang berada Desa dan Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Situ (danau) seluas kira-kira 5 Ha ini memiliki sebuah pulau yang ditumbuhi sekira 60 pohon pinus yang menambah indahnya panorama alam baik dilihat dari kejauhan atau ketika kita berada di pulau yang disebut Pasir Mantri tersebut.
Menurut informasi yang dihimpun dari para petugas di Situ Wanayasa, banyak wisatawan lokal yang berkunjung terutama pada hari libur yang bisa mencapai 500 orang dengan harga tiket masuk sebesar Rp. 2.000,- termasuk dana pertanggungan resiko kecelakaan diri yang dijamin oleh sebuah perusaah asuransi milik pemerintah.
Pengunjung juga bisa berkeliling danau menggunakan sepeda air berbentuk angsa berkapasitas 2 orang penumpang dewasa. Tarifnya Rp. 5.000,-/orang selama 20 menit. Seorang petugas, Apud Mahpudin menerangkan bahwa para pengunjung yang bersepeda air harus mengenakan pelampung. “Ini sebagai upaya keselamatan, disamping ada petugas khusus yang mengawasi jika sewaktu-waktu terjadi musibah,” Ungkapnya kepada SK.
Untuk mencapai Situ Wanayasa, bisa ditempuh dari arah pintu Tol Kopo atau Sadang, Purwakarta. Dari Kota Kabupaten sekira 24 km ke arah Wanayasa, jika berminat pengunjung pun bisa melanjutkan wisata air ke Curug (air terjun) Cipurut yang berjarak sekira 5 km ke arah selatan. Bisa juga dilanjut ke pemandian air panas Sari Ater di Kabupaten Subang atau Kawah Gunung Tangkuban Perahu di Kabupaten Bandung dengan jarak antara 30-40 km ke arah Tenggara.
Objek Wisata ini dikelola oleh Kompepar (Kelompok Penggerak Pariwisata) yang merupakan perkumpulan warga sekitar area situ. Apud mengaku sistem bagi hasil adalah 60-40, maksudnya 60 prosen pendapatan setiap hari libur akan diserahkan kepada pemerintah meliputi pihak desa, muspika, dinas pengairan dan dinas pariwisata, sedangkan 40 prosen akan dibagi habis untuk para relawan Kompepar. “kalau hari-hari biasa, bagi hasilnya 30 untuk pemerintah dan 70 pengelola,” tambah Apud.(dik saja)
- Ramanea FM
- Berita
- dibaca 2331x
- [0] komentar




Momalia, SK - Momalia FM adalah salah satu radio komunitas di Sulawesi Utara yang berada di daerah terpencil. Letaknya berada di Desa Momalia Satu, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang
KLU, Suarakomunitas.net - Kelompok Kerja Madrasah (KKM) untuk tingkat Madrasah Tsanawiyah se Kabupaten Lombok Utara (KLU) 17 Juni mendatang akan menggelar jamboree santri yang dipusatkan
KLU, Suarakomunitas.net - Siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah Maraqitta’limat (MTs-MT) Dusun Lenggorong desa Sambik Elen Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang mengikuti
Momalia, SK - Broadcast Trainning Radio Komunitas untuk penyadartahuan lingkungan berhasil digelar pada 29-31 Mei 2012. Acara yang dipusatkan di Desa Momalia 1 Kecamatan Posigadan,
Aceh Utara –SK Muhammad Thaib Bupati Terpilih Aceh Utara Priode 2012-2017 meninjau pembangunan Mesjid Babul Imarah Gampong Pinto Makmur Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara Mesjid Babul
Menjelang pagelaran Festival Jawa Kidul (JadulFest) 2012, Desa Mandalamekar terhubung
KLU, Suarakomunitas.net - Jika pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) mau melihat program E-KTP sukses, maka warga yang jauh dari pusat kota kecamatan perlu dibantu biaya transfortasi, 

-t.jpg)

