Artis dalam Gosip
Pematang Siantar,
Kehidupan artis memang sangat menarik dan indah, sepertinya mereka tidak memiliki kekurangan, namun dibalik itu semuanya kita sama seperti mereka. Artis identik dengan manusia yang dapat menghibur masyarakat dengan keindahan suara, gerak, gaya dan juga penampilan.
Begitu banyak orang yang mengiginkan menjadi seorang artis. Dari artis keyboard, di desa-desa, sampai dengan artis di kota. Keindahan suara adalah salah satu daya tarik tersendiri untuk manusia itu sendiri. Dengan mendengar suara yang merdu kita dapat saja terpikat walau hanya mendengar dari suara Radio.
Keindahan yang alami, sebenarnya terukir di Radio Komunitas, dengan sifat yang alami dari komunitas akan mendukung .
Tetapi sering keindahan ini disalah artikan oleh para pendengarnya. Dengan suara yang khas kita menjawab seluruh interaktif pendengar, dan dengan sapaan di artikan dengan pikiran masing masing, Hali ini akan membuat ketidaknyamanan buat presenter, inilah yang sering terjadi untuk hidup seorang artis kecil.
Kebaikan memang tidak selamanya berpihak pada orang yang benar.Suatu kebanggaan memang dapat memberi suatu hiburan,informasi buat masyarakat, namun terkadang memang memiliki segudang beban yang harus dilalui, belum dapat memuaskan hati pendengar, menjadi beban tersendiri dengan hidup presenter.
Kisah seorang presenter atau artis “kecil” yang kita telusuri dari Rakom Diakoni, awal ceritanya sejak menjadi presenter Diakoni.
Tiga tahun sudah menjadi presenter di radio ini, dengan pengabdian yang dapat saya berikan, bekerja siang dan malam tidak merasa membosankan, bahkan dengan tantangan yang berat kita jalani untuk menghidupi perjalanan Radio Komunitas ini. Hujan dan dinginnya malam bukanlah penghalang buat kegiatan Rakom Diakoni. Pekerjaan ini saya gumuli dengan penuh suka cita, sehari harinya akan melayani sampai tengah malam, dan sampai hari ini belum pernah meninggalkan Rakom Diakoni kecuali ada pekerjaan mendadak atau urusan keluarga yang tidak boleh ditinggalkan, dan karena kerusakan peralatan diradio. Bahkan saat orang tuaku akan menghembuskan napas terakhirnya kita tetap melayani, walupun informasi kita terima bahwa sudah dalam sekarat. Pelayanan harus tetap dijalankan, lagi pula pada saat itu saya sedang membawakan program acara rohani. Dan pada saat itu juga orang tua kita pergi untuk selama-lamanya.
Tanpa imbalan melayani disini, harus penuh dengan kesungguhan. Pengalaman yang palin pahit saya terima adalah dimana kita disudutkan dengan informasi yang menyakitkan hati, bahkan melukai hati keluarga, kembali kita di gosipi dengan berita miring, yang melukai hati keluargaku, Namun kita coba terus untuk bertahan dengan berbagai tekanan, yang pasti kita masih punya misi. Belakangan ini kembali kita di gosipi dengan hal yang sama pada masa lalu. Seorang artis memang selalu identik dengan gosip. Entah apa untungnya untuk menggosipi orang, apa lagi dengan orang yang memberi hiburan,informasi untuk kita, apa sang artis adalah korban sasaran gossip??? (Diakoni)
- Diakoni FM
- Pengalaman
- dibaca 1490x
- [0] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


