WALHI SUMUT Impoten
Ingul Senter Pedesaan-Taput,
Pergantian kepemimpinan dalam organisasi adalah bahagian dari demokrasi, dengan pergantian ini akan diharapkan kinerja organisasi semakin maju , tetapi apa yang terjadi setelah dua kali pergantian di tubuh Walhi Sumut, tidak ada apa-apanya, kehancuran lingkungan terus melaju dengan pesat di Sumatera Utara, MS pengurus Forum Petani Kreatif (FPK) mengatakan kepada Hotline Tapanuli FM, 7/7.
Kehancuran yang akan lebih parah lagi berfokus daerah dataran tinggi seperti Tapanuli, baru-baru ini pembalakan pohon kemenyan di hutan rakyat nampaknya mulus-mulus saja terjadi seperti di kabupaten Humbahas 4.500 ha Hutan kemenyan rata dibabat.
Hutan asli Tapanuli mulai tahun 1987 yang sebelumnya PT. TPL mengantongi izin 150.000 ha dan semua ini telah selesai dibabat sejak 10 tahun lalu dan menanami dengan pohon ekaliptus / HTI sebagai bahan baku bubur kertas dan sekarang merencanakan memperluas 100,000 ha arealnya lagi izinya telah dikantongi oleh PT TPL.
Di sela Persiapan pengblokadeaan 50.0000 ha HTI PT. TPL di Sector simare Kecamatan Sipahutar oleh masyarakat Parlombuan Parpatihan Tapian Nauli Kecamatan Sipahutar dan sekitarnya di Kecamatan Sipahutar Taput. Pengurus FPK Marudut menerangkan bahwa FPK bahagian Internal Walhi / Wahana Lingkunga Hidup Indonesia, menjadi salah satu badan pendiri Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Sumatera Utara yang berkosentrasi di dataran tinggi Tapanuli Utara.
Dan Ia mengatakan hampir 5 tahun ini melihat Walhi Sumut telah menjadi Organisasi Impoten, tidak punya gerakan lagi sudah buta mungkin karena kita bisa baca dari mass media setiap kerusakan lingkungan di Sumut, padahal jelas Walhi Sumut organisasi yang cukup mapan dan berpengaruh.
FPK sangat jelas sebagai utusan dalam pleno terahir tahun 2008 telah menetapkan bahwa hutan kemenyan di Tapanuli Utara dan sekitarnya menjadi salah satu kegiatan yang menjadi focus utama program kerja.
Mengapa kami mengatakan begini karena semua mengetahui hutan asli Tapanuli seperti hutan kemenyenyan telah dirusak oleh PT. TPL dan sekarang mereka mau tambah lagi HTI nya, kerusakan sebelumnya saja belum terselesaikan mau mengulang lagi, nah ini sebenarnya yang perlu kita serius kerjakan.
Hutan kemenyan yang dimiliki rakyat ini terletak di dataran tinggi, mempunyai multi fungsi disamping kaya flora fauna yang sepesifik juga menjadi daerah penampung dan pennyanggah atau Hiterland dan sumber mata air buat daerah sekelingnya, antar lain danau toba dan daerah wilayah yang terletak di bawah Tapanuli Utara seperti Kabupaten Asahan, Labuhan batu, juga daerah yang strategis untuk salah satu daerah dalam pencegahan dampak perubahan iklim dunia.
Jadi bisa kita banyangkan apa yang akan terjadi apabila darah dataran tinggi akan rusak. (Ucok.S)
- Hotline Tapanuli FM
- Pendapat
- dibaca 126805x
- [3] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


