Kepemimpinan Barru Dari Masa Ke Masa
Dalam kurung waktu setengah abad, berdasarkan catatan sejarah, Kabupaten Barru telah dipimpin oleh tujuh Bupati dengan masa yang berbeda-beda. Bupati pertama H Lanakka. Lanakka adalah seorang perwira militer, ia mulai menjabat bupati di Barru terhitung 20 Februari 1960 dan berakhir pada 16 Juli 1965.
Selanjutnya H Mahmud Sewang. Bupati ke dua ini juga dari kalangan militer, ia menjabat Bupati di Barru pada 16 Juli 1965 dan berakhir pada 5 maret 1980. H Mahmud Sewang tercatat sebagai Bupati paling lama di Barru, kepemimpinannya selama tiga periode. Tampuk kepemimpinan selanjutnya dijabat A Syukur pada 5 Maret 1980 dan berakhir pada 5 Maret 1985.
Bupati selanjutnya di jabat HM Mansyur Sultan pada 5 Maret 1985 dan berakhir pada 5 Maret 1990. Pasca H M Mansyur Sultan, posisi Bupati selanjutnya di jabat A Pamadengrukka Mappanyompa pada 5 Maret 1990 hingga 6 April 1995. Periode selanjutnya di pimpin A Makkasau Razak pada 6 April 1995 hingga 22 April 2000.
Akibat arus reformasi yang terus bergulir 1998, suasana demokrasi menghendaki suksesi kepemimpinan Bupati dipilih lansung oleh wakil Rakyat di DPRD.
Momentum tersebut memberi peluang besar kepada H A Muhammad Rum hingga berhasil meraih suara mayoritas wakil rakyat di DPRD. Ia pun terpilih menjadi Bupati Barru pada 22 April 2000. H A Muhammad Rum memimpin Barru selama dua periode dan berakhir pada tahun 2010 ini.
pasca pelaksanaan pemilukada pada 23 Juni 2010 lalu, hari ini (01/07) Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil rekapitulasi suara pemilih sebanyak 125.529 dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT), dari jumlah tersebut. pasangan A Idris Syukur - A Anwar Aksa meraih jumlah suara terbanyak sehingga menempatkannya sebagai pemenang yang memungkinkan ia melanjutkan kepemimpina Bupati di Kabupaten Barru untuk periode 2010 - 2015.(Dian - Ishak IGA FM Barru)
- Berita
- dibaca 1139x
- [2] komentar
| 04:55 |
Wanayasa, Jawa Barat. Kepadatan kendaraan yang melintas di jalur alternatif dari Jakarta menuju kota-kota bagian timur Pulau Jawa, mulai terlihat sejak Rabu (8/9) di wilayah Kecamatan Wanayasa, Berita > Jawa Barat > Ramanea FM |
| 22:48 |
Berita > Sumatera Utara > Diakoni FM |
| 22:40 |
"Saya Berita > Sumatera Utara > Diakoni FM |
| 22:35 |
Berita > Sumatera Utara > Diakoni FM |
| 22:22 |
Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU |
| 21:24 |
Normal 0 false Berita > Kalimantan Barat > Deman Huri |
| 15:48 |
Landak(08/09).Desa Sabaka dan Ansolok meskipun hanya berjarak 5 km sampai 12 Km dari jalur sutra, tapi kodisi jalannya yang hancur total kini menjadikannya dua desa yang terisolir Berita > Kalimantan Barat > Deman Huri |
| 12:02 |
K FM Magelang - Kepolisian Resort Kota Magelang, memasang 4 kamera closed circuit television (CCTV) di perbatasan kota. CCTV dipasang untuk memantau lalu lintas dan mengatasi kemacetan di wilayah tersebut. Berita > Magelang > K FM |
| 11:54 |
K Fm Magelang-Rencana Pemerintah Kabupaten Magelang mengalokasikan subsidi pembelian pupuk urea tahun 2010 terancam batal. Gubernur Jawa Tengah belum menyetujui usulan tersebut. Berita > Magelang > K FM |
| 10:36 |
Migrasi ke kota menyebabkan interaksi dengan suku lain di kota-kota Indonesia Pengalaman > Sumatera Utara > Hotline Tapanuli FM |
- ali13 berkata : membenahi system yang ...
- cepo ajj berkata : bapak Yth. mohon maf ...
- baok berkata : bagi pmrnth kami sbg ...
- Ibe berkata : Keikut sertaan pewarta ...
- zaenal berkata : Produk dari TAKESU ASIA ...
- al-one berkata : kpnkh Ds Borju mnjdi ...
- pupuk ajaib berkata : *** Lele panen 29 hari,Belut ...
- berkata : bagus kak fotonya aku ...
- muhammad jazri berkata : Aku banga ma kota ku ...
- andik berkata : terima kasih kalau ada ...





Wanayasa, Jawa Barat. Kepadatan kendaraan yang melintas di jalur alternatif dari Jakarta menuju kota-kota bagian timur Pulau Jawa, mulai terlihat sejak Rabu (8/9) di wilayah Kecamatan Wanayasa, 