50 Persen Angka Kemiskinan di KLU
Lombok Utara,
Berdasarkan data dari badan statistic tahun 2008 tingkat kemiskinan di wilayah kabupaten Lombok Utara (KLU) mencapai hingga 50 persen atau terdapat sebanyak 100 ribu orang lebih penduduk Lombok Utara dari 207 ribu jumlah peduduk yang ada termasuk katagori miskin. Meski demikian dari data yang ada hingga saat ini jumlah tersebut belum diketahui lokasi ataupun basis masyarakat yang masuk dalam katagori masyarakat miskin atau pun tidak mampu.
Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM), PPKB dan Pemdes KLU, Drs. Jayadi N pada Suara Komunitas Rabu (30/6) kemarin, kelemahan semuanya ada pada data terlebih tahun 2010 kita memasuki tahun pertama RPJM Nasional sampai tahun 2014, jadi kita harus memiliki data yang valid tentang kondisi masyarakat.
Untuk itu KLU akan melakukan pendataan keluarga tahun 2010 dan sudah ada isntruksi dan surat langsung baik dari Mendagri, Kepala BKKBN Pusat, Gubernur NTB yang kemudian ditindak lanjuti dengan surat Bupati KLU yang di teruskaan ke pada Camat se-KLU tentang pelaksanaan pendataan keluarga tahun 2010. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang karakter keluarga yang hasilnya nanti adalah peta keluarga yang menunjukan keluarga prassejahtara, prasejahtara I, II, III, dan prasejahtra III plus, karena tahun 2010 adalah tonggak awal memasuki RPJM Nasional tahap pertama tahun 2010 hingga tahun 2014. Ada tiga data yang ingin kita peroleh yakni kebutuhan demografis yang menyakut jumlah KK, jumlah anggota keluarga, kebutuhan keluarga sejahtra dan prasejahtra, “ katanya.
Dari data yang ada nantinya juga akan di dapatkan jumlah penduduk KLU dari 76 indikator berapa jumlah pasangan Usia Subur (PUS) dari data ini juga akan di ketahui berapa yang sudah menjadi peserta KB atau pun yang belum hingga kontrasepsi yang digunakan juga akan terlihat, sedangkan yang belum menggunakan juga akan mendapatkan pembinaan.
Ia menegaskan, dari pendataan yang dilakukan nantinya juga akan dapat terlihat jumlah anak yang masuk dalam prongram posyandu hingga jumlah anak usia 5 hingga 6 tahun akan terdeteksi. Basisnya juga akan terlihat sehingga mempermudah untuk megetahui jumlah anak yang sudah atau belum mendapatkan pendidikan usia dini atau pun TK, bahkan data anak dari usia 7 hingga 15 tahun juga akan terlihat data yang menyangkut soal pendidikannya.
Dari data yang ada kita kaitkan dengan upaya pengentasan kemiskinan di KLU baik menyakut bantuan kemiskinan (bantuan sosial) seperti bantuan langsung tunai, jamkesmas, raskin, beasiswa dan beberapa program lainnya, bantuan ini masuk dalam klaster pertama, sedangkan untuk klaster ke dua adalah pemberdayaan masyarakat dan untuk klaster ke tiga adalah pemberdayaan masyarakat yang arahnya pada kemandirian sehingga secara bertahap angka kemiskinan di KLU akan tergambar selama lima tahun kedepan, “ jelasnya.
Dari data yang di peroleh semua landing sektor dapat memanfaatkanya baik Dinas PU, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial Ketenagakerjaan, Disperindagkop, karena data merupakan kompas untuk menentukan arah yang tepat dalam memeberikan atau membuat program bagi masyarakat, “ pungkasnya. (Adam Gita Swara FM)
- Gitaswara FM
- Liputan Khusus
- dibaca 1559x
- [0] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


