Warga Temukan Illegal Loging
Lombok Utara,
Masyarakat desa Teniga, Kecamatan Tanjung, KLU kembali menemukan pembalakan liar di kawasan hutan lindung (illegal loging) yang berada di perbatasan Lombok Barat dengan Lombok Utara. pembalakan hutan lindung tersebut dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab di 17 titik mata air yang selama ini di gunakan masyarakat desa Teniga dan beberapa desa tetangga lainnya.
Kepala Desa Teningga, Kecamatan Tanjung, KLU, Nurhardin S.Ag, saat di temui Suara Komunitas Rabu (30/6) kemarin mengatakan, penebangan ini kita perkirakan sekitar satu bulan yang lalu, kondisi ini di temukan saat beberapa warga yang tergabung dalam kelompok pengguna air yang pada waktu itu sedang melakukan perbaikan saluran air yang ada di 17 titik mata air dikawasan hutan lindung yang merupakan perbatasan antara KLU dengan Lobar“, jelas Nurhardin.
Ia juga mengatakan, dalam satu titik mata air tidak kurang dari 15 pohoh jenis bajur dan raju mas yang di tebang, atau sebanyak 255 batang pohon yang ukurannya sangat besar sudah ditebang pelaku, bahkan saat ini masih ada sebagian pohon yang sudah di tebang belum di bawa oleh pelaku. Selama ini kita memang belum secara langsung menemukan pelaku hanya bekas penebangan dan sebagian pohon yang sudah di tebang yang di temukan oleh warga yang saat itu melakukan perawatan jalur air minum, kita perkirakan pelaku menjalankan aksinya pada malam hari dengan menggunakan geregaji biasa bukan chin chaw, “ sebutnya.
Dua minggu yang lalu kita meghadap ke bupati dan juga dinas kehutanan KLU untuk melaporkan kejadian ini , bahkan bupati berkoordinasi langsung dengan Dinas Kehutanan Provinsi, selain itu secara tulisan juga sudah kita bersurat ke dinas terakit. “ Memang ada personil yang sudah diturunkan oleh dinas terkait tapi hanya sampai kantor desa Teniga dan tidak sampai lokasi penebangan, masyarakat sudah berangkat kelokasi pukul 7.30 wita sedangkan personil yang di kirim dinas terkait tiba di kantor desa sekitar pukul 11.00 wita, bagai mana bisa melihat langsung, “ tambahnya menyayangkan.
Kita berharap dukungan pemerintah buka hanya suara saja tetapi dukungan tenaga dari dinas dan pihak terkait yang kita butuhkan, kita kwatirkan kalau masyarakat yang menemukan pelaku illegal longing akan terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, karena berdasarkan pengalaman tahun lalu kalau masyarakat menegur pelaku tidak mengindahkannya, di satu sisi masyarakat terutama kelompok pengguna air sudah menyatakan perang dan akan mebasmi pelaku illegal loging“, tegasnya. (Adam Gita Swara FM)
- Gitaswara FM
- Liputan Khusus
- dibaca 1595x
- [0] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


