Depag Belum Ada, Pencairan BSM Tertunda
Lombok Utara,
Pencairan Beasiswa Miskin (BSM) yang akan di gulirkan oleh Dinas Pendidikan Kebudayaan pemuda dan Olah Raga (Dikbudpora) KLU, hingga saat ini masih belum dapat di cairkan terkait persolan Departemen Agama (Depag) yang belum di miliki Pemkab Lombok Utara, sehingga data yang sebelumnya sudah tersusun harus di perbaiki ulang.
Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Dikbudpora KLU, Drs. Ijab Arwadi pada Suara Komunitas Rabu (30/6) kemarin, pada prinsipnya semua BSM akan terbayarkan, hanya saja untuk sekolah madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah yang datanya masih harus di perbaiki ulang karena berkaitan dengan Kepala Depag KLU belum ada, jadi semua data yang sudah tersusun harus di perbaiki kembali, kalau dari Dikbudpora pada dasarnya sudah tidak ada masalah, “ ucapnya.
Ia juga membantah tertundanya pencairan BSM itu karena ada persoalan di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) KLU, “ saya fikir itu tidak benar karena selama ini proaktif dari semua pihak mulai dari sekolah hingga dinas terakit sangat mendukung dan kooperatif, “ tandasnya.
Dari data yang berhasil didapatkan Suara Komunitas dari dinas terkait, tahun 2009 KLU hanya mampu mendapatkan BSM sebesar Rp 9,7 milyar, sedangkan tahun 2010 sebesar Rp 11,3 milyar dari alokasi dana APBD I, APBD II da APBN. BSM tersebut akan di cairkan untuk sekolah tingkat SD/Mi, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK dengan total keseluruhan siswa yang berhak mendapatkannya sebanyak 49 persen dari jumlah siswa se- KLU yang saat ini tercatat sebanyak 44.866. Program BSM merupakan langkah pemerintah untuk mengatasi masalah siswa-siswi yang drop out (putus sekolah) dimana angka drop out di KLU tahun 2010 masih di atas 1 persen. (Adam Gita Swara FM)
- Gitaswara FM
- Liputan Khusus
- dibaca 1671x
- [0] komentar




JAKARTA, Suarakomunitas – Barisan Pemuda Adat Lombok – Sumbawa ( Baralosa) merupakan salah satu tamu special dalam konser Glenn Fredly di Senayan Fx Mall Jakarta pusat pada
Sesait,(SK),--Menjelang sore hari akan dilakukan persiapan Memajang atau Ngengelat yang akan dilaksanakan setelah sholat Asyar berjamaah sampai menjelang waktu sholat Magrib dan Isya
Sesait,(SK),--Kegiatan bisok menik (cuci beras) bukan sekadar membersihkan beras sebelum dimasak, namun memiliki makna sejarah.Lokasi bisok menik ini tidak pernah diubah sejak zaman
Medan (Suara Komunitas.Net) Keberadaan KPID Sumut ke depan tidak hanya berkutat kepada persoalan perizinan. Tapi harus direvitalisasi termasuk keberadaannya guna menggali berbagai potensi ekonomi daerah. 

-t.jpg)
