Rehabilitasi Jembatan Sesaot Lauq – Sesaot Daye (PNPM 2010)
Tahapan pelelangan untuk tender kegiatan pembangunan jembatan dari PNPM Mandiri Perdesaan 2010 di Desa Sesaot telah dilaksanakan dan dimenangkan oleh salah satu supplier yaitu UD. Lova. Dan pada hari Senin 21 Juni 2010 yang lalu jembatan tersebut sudah ditutup dan di bongkar.
Sementara itu permasalahan mengenai jalan atau sarana transportasi masyarakat yang bermata pencaharian di hutan sudah ada titik temunya. Pihak panitia pembangunan atau rehabilitasi jembatan bekerjasama dengan sopir angkutan umum dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.
Beberapa angkutan umum sengaja di biarkan di sebrang jembatan atau di utara sebagai transportasi masyarakat menuju ke hutan sampai kegiatan rehabilitasi jembatan ini usai, dan sebagian angkutan lagi dibiarkan di luar area sebagai transportasi ke pasar ataupun luar daerah. Sedangkan bagi masyarakat yang akan melewati sungai telah dibuatkan jembatan darurat di dekat proyek tersebut. Sementara itu hasil-hasil hutan seperti pisang, pepaya, dan sebagainya diangkut secara manual menggunakan tenaga manusia melewati jembatan darurat.
Menurut tuturan tim monitoring kegiatan ini yaitu Bapak Darwita. Rehabilitasi jembatan ini rencananya akan ditargetkan selesai dalam jangka waktu tiga bulan. Artinya kegiatan ini akan selesai pada akhir Agustus 2010. Namun para pelaksana kegiatan ini akan berusaha semaksimal mungkin agar rehabilitasi jembatan lebih cepat selesai dari tenggang waktu yang ditentukan. Tentunya swadaya dan dukungan dari masyarakat sangat diharapkan dalam realisasi rehab jembatan ini. (Ryo - Forest)
- Forest Radio
- Berita
- dibaca 2875x
- [0] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


