Ridwan, Buka Pelatihan Peningkatan Produktivitas Ternak Sapi
Lombok Utara,
Penjabat Bupati Lombok Utara, Drs. Ridwan Hidayat Senin (28/6) kemarin membuka pelatihan peningkatan produktifitas ternak sapi tingkat kabupten. Acara yang berlangsung di Tanjung tersebut juga dihadiri pimpinan Bank Indonesia Mataram (BI), Tri Dharma, sebagai fasilitator, Fakultas Peternakan Unram sebagai sebagai instruktur, Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Kehutanan KLU, jajaran SKPD KLU serta pihak terkait lainnya.
Ridwan Hidayat mengatakan, setelah berakhirnya pelatihan ini diharapkan nantinya di peroleh pola manajem yang baik dari semua anggota kelompok ternak sapi yang ada di KLU, terlebih saat ini di Lombok Utara populasi ternak sapi berada pada level yang cukup baik yakni mencapai 56 ribu ekor sapi, kalau jumlah ini di kelola dengan sistim dan manajemen yang baik sudah tentu akan mampu meningktakan perekonomian dan taraf hidup masyarakat KLU.
Kendati demikian lanjut Ridwan, kondisi yang ada di tengah masyarakat Lombok Utara dalam pola pengembangan ternak sapi masih sangat perlu di tingkatkan, satu contoh dalam satu kepala keluarga hanya mampu memelihara maksimal 2 ekor sapi saja, bahkan sebagian besar masih di pandang dan di lakukan sebagai pekerjaan sampingan, asumsi inilah yang harus di rubah untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal, “ jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama Ridwan juga ingin menetapkan Lombok Utara sebgai kota kakao, karena berdasarkan kajian para ahli kwalitas hasil petani kakao di KLU menyandang predikan yang sangat bagus, kita ingin KLU memiliki potensim unggulan yang mendunia, sperti halnya Gorontalo terkenal dengan produksi jagung, sedangkan Pekalongan terkenal dengan batik, begitu juga halnya dengan KLU harus memiliki produk ungguilan yang mampu membawa nama baik KLU sehingga nantinya juga di proiritaskan oleh semua pihak, karena selain bidang peternkan Lombok Utara juga sangat covok untuk pengembangan perkebuan, perikanan, dan juga pertanian, “ sebutnya.
Di temui terpisah Pimpinan BI Mataram, Tri Dharma, mengatakan kegitan ini dalam rangka pelaksana tugas dari BI itu sendri, di samping itu sebagai tim percepatan peningkatan ekonomi daerah, juga dalam peningkatan komuditi unggulan yang sudah di programkan sperti sapi, jagung dan rumput laut (pijar), selain itu BI juga ikut pengembangan komuditi jenias Ketang, yang di lakukan di kawasan Sembalun (Lotim) dan juga kacang tanah.
Khusus program pengembangan pijar untuk mendukung program Gubernur NTB Bumi Sejuta Sapi (BSS) yang bekerja sama dengan pemkab Unram dalam memberikan pelatihan bagi peternakan sapi tradisonal agar lebih paham betul tentang pengembangan maupun sistim penggemukan sapi, disamping itu KLU juga sebagai anak bungsu dan belum tersentuh program ini. KLU kedepan juga perlu medapat pendampingan, bukan hanya peternak sapi tetapi juga di bidang permodalan atau pembiayaan yang di berikan oleh pemerintah seperti kredit usaha rakyat (KUR), Kredit Ketahanan pangan dan energy (KKPE), Kredit usaha pembibitan sapi (KUPS), yang hingga saat ini masyarakat belum mengetahuinya, “ tandasnya. (Adam Gita Swara FM)
- Gitaswara FM
- Liputan Khusus
- dibaca 2426x
- [1] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


