Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Solidaritas Tolak Pabrik SemenTerus Berlanjut Berita

Aksi solidaritas mendukung perjuangan warga Pegunungan Kendeng Utara dalam menolak pendirian pabrik semen di wilayahnya terus berlanjut. Kamis (30/3) malam lalu, massa yang tergabung dalam Solidaritas Jogja Tolak Pabrik Semen melangsungkan acara doa dan tahlil bersama di Bunderan UGM. Empat orang perwakilan peserta aksi juga melakukan aksi pengecoran kaki sebagai simbol dukungan terhadap perjuangan warga Kendeng yang saat ini masih berjuang menolak pendirian pabrik semen di Wilayahnya. Selain itu, massa juga melakukan aksi doa bersama untuk Bu Patmi yang meninggal dunia pada Selasa (21/3/2017) lalu, usai melakukan aksi mengecor kaki di depan Istana Negara.

Salah seorang panitia acara, Fatin, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan aksi ketiga yang dilakukan untuk memberi dukungan kepada para petani dan warga Kendeng yang tengah berjuang menolak pendirian pabrik semen di wilayahnya. Sebelumnya pada Jumat (24/3) lalu, Aliansi Solidaritas Kendeng Lestari telah juga telah melangsungkan aksi di Tugu Jogja. Aksi lain juga sudah dilakukan pada Sabtu (25/3) di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), terkait kedatangan Ganjar Pranowo sebagai pembicara dalam sebuah seminar di kampus tersebut.

Melalui rilisnya, komite aksi menyampaikan bahwa aksi mengecor kaki yang dilakukan warga di depan Istana Negara tak kunjung mendapatkan respon positif dari pemerintah. Massa juga mengecam tindakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang teleh mengeluarkan Izin lingkungan baru bagi PT Semen Indonesia. Tindakan tersebut dianggap sewenang-wenang dan mempermainkan hukum. Pasalnya, Mahkamah Agung Republik Indonesia sebelumnya telah membatalkan izin lingkungan bagi perusahaan.

Panitia aksi juga menyampaikan beberapa pernyataan sikap, antara lain menolak segala bentuk penambangan dan pendirian pabrik semen di Kendeng dan mendukung penuh perjuangan warga dalam menolak pendirian pabrik semen. Selain itu Aliansi juga menuntut Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, agar segera mencabut izin lingkungan baru tentang kegiatan penambangan dan pembangunan pabrik semen di Kendeng. Massa juga mendesak Presiden Joko Widodo agar memastikan bahwa Gubernur Ganjar untuk tidak bertindak sewenang-wenang dengan melawan putusan Mahkamah Agung yang telah berkekuatan hukum tetap.

 

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09328 seconds.