Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Pecahnya Silaturrahmi oleh Kepentingan Politik Pendapat

Politik,,, salah satu yang membuat manusia berpecah belah anatar sesama, hanya mementingkan diri sendiri dan kelmpoknya. Dan inilah yang di hadapi oleh Sosiologi Agama IAIN Mataram, karna isunya jurusan Sosiologi ini akan memilih Ketu HMJ (HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN).

Dari datangnya isu itu, sudah mulai membuat kubu-kubu atau kelompok yang di mana cara mereka memenangkan calon mereka nantinya. Kedatangan politik ini masyarakat Sosiologi Agama sudah berpecah belah, jadinya silaturrahmi itu tidak terjalin lagi. Seperti saat ketemu saling tegur dan salam sudah hilang.

Kejadian itu di pandang oleh sebagian masayarakat Sosiologi yang peduli, sampai-sampai sekjur (sekertaris jurusan) merasa dengan hal itu. Di malam jumat kemarin tepatnya di tanggal 27/10/2016, pak Izwandi yang biasa di panggil sekjur ini mengadakan silaturrahmi di rumahnya sendiri.

Yang bertemakan silaturrami santai, di dalam acara ada kegiatan yasinan dan sering-sering tentang keluhan di jurusan Sosiologi. Di dalam acara tesebut banyak yang di singgung tentang politik yang mengakibatkan pecahnya masayarakat Sosiologi dengan kepentingan peribadi atau kelompoknya sendiri.

Di dalam pidatonya ya mengatakan, saya sengaja membuat acara silaturrahmi ini, karna saya liat anda ini tidak ada solidaritasnya lagi, tidak kompak, hubungan sosial itu tidak terjalin lagi, Dan di dalm acara ini semoga kita bisa seperti yang dulu lagi, tidak di pengaruhi oleh politik atau yang lainnya ujar sekjur sambil menegaskan.

Tidak hanya sekjur saja yang merasakan itu, mahasiswa juga mersakan dan mengeluhkan kejadian yang di alami oleh sekjur. Dalam keluhan mahasiswa di dalam acara tersebut mengatakan tidak ada kepentingan perbadi dan kelompok tapi jadikan kepentingan Sosiologi, buang yang namanya organisasi dan semuanya itu, sambil menyindir calon-calon yang di usung dari organisasinya atau kelompoknya sendiri.

Jadinya di dalam berpolitik tidak boleh ada saling caci dan maki apalgi memecahkan silaturrahmi, karna di dalam Agama tidak mengajarkan kita untuk berpecah belah dalam kehidupan Sosial. Apalagi di Jurusan Sosiologi tidak boleh pecah dengen kepentingan peribadi karna itu yang di kaji dan di pelajari.

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09031 seconds.