Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Wujudkan Kemandirian, Ansor Rembang Berdayakan Sektor Pertanian Berita

REMBANG, SK - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Rembang serius mewujudkan kemandirian perekonomian bagi anggotanya. Sektor pertanian merupakan salah satu bidang ekonomi yang dibidik lantaran mayoritas masyarakat Rembang bekerja di sektor pertanian.

Melalui "Gerakan Ansor Bertani", diharapkan para kader Ansor kembali mencintai dunia pertanian yang saat ini mulai ditinggalkan kaum muda lantaran dianggap kurang menjanjikan.

Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Rembang Hanies Cholil Barro’ mengatakan, sektor pertanian sangat menjanjikan jika dikelola secara baik dan benar.

"Para kader Ansor diharapkan mampu menjadi contoh bagaimana mengelola sektor pertanian dengan tepat mulai dari cara pengolahan lahan, pemilihan bibit unggul, perawatan tanaman, hingga pemasaran hasil panen," ucapnya di sela-sela panen raya jagung manis oleh kader Ansor Ranting Desa Grawan, Kecamatan Sumber, Kamis (26/1).

Hanies menambahkan, menggarap sektor pertanian nantinya mampu mengurangi angka pengangguran bagi kalangan pemuda.

Salah seorang Gerakan Pemuda Ansor Ranting Grawan Munawar yang merupakan petani jagung manis mengaku untung dengan hasil panenannya. Pasalnya selain mudah dalam perawatan, tanaman jagung manis sudah siap di panen pada umur dua bulan.

“Lahan sepertiga hektare hasil panenan mencpai 3,5 ton. Untuk harga saat ini, tergantung gradenya. Kalau A mencapai Rp2.000 per kilogram dan grade B Rp1.500 per kilogram. Grade A itu yang per kilonya isi tiga jagung utuh, sedangkan grade B yang isi lima jagung utuh,” katanya.

Dengan keberhasilan ini, PC GP Ansor Rembang akan mengembangkan komoditas jagung manis untuk dijadikan tanaman sela sebelum ditanami tembakau usai musim panen padi masa tanam pertama.( RC)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09519 seconds.