Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Musibah Itu Nikmat,Benarkah? Sastra

SAMALANGA SK-Allah SWT telah menciptakan manusia sebagai khalifah dimuka bumi ini. Kehidupan ini sebagai tempat di uji makhluk-Nya menuju kampung halaman kelak nantinya yang bernama akhirat. Berbagai macam musibah dan bencana kerap mewarnai dalam perjalanan hidup sang khalifah. Lantas musibah yang menimpa kita seperti gempa yang telah menyapa diawal bulan ini dengan kekuatan 6,5 SR. Apabila kita menyelami dengan bertadabbur lebih dalam tentang esensi sebuah musibah ataupun cobaan gempa ini, maka kita akan mendapatinya tidak hanya menampakkan diri aura dengan paras yang buruk saja, akan tetapi itu terkadang hadir dalam wujud buaian yang terkesima banyak orang.

Menyikapi fenomena ini, Allah SWT menyebutkan dalam surat Al-Maidah, bunyinnya: “Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan di kembalikan hanya kepada kami”. (QS. Al-Anbiyaa’:35
Mengomentari ayat ini salah seorang ahli tafsir di terkenal Ibnu Abbas, beliau berkata: “kami akan menguji kalian dengan kesulitan dan kesenangan, kesehatan dan penyakit, kekayaan dan kefakiran, halal dan haram, ketaatan dan maksiat, petunjuk dan kesesatan”. (Tafsir Ibnu Jarir at-Thabari)
Dalam lembaran sejarah tidak sedikit salafatussaleh terdahulu mengabaikan sebagian nikmat duniawi, hal ini disebabakan befrpotensi akan merusak nikmat hari abadi yang akan mereka dapatkan kelak nantinya.

Musibah atau bencana merupakan pernik dari kehidupan yang menghiasi kita setiap dimensi waktu. Kadang kala cobaan dan musibah itu datangnya silih berganti laksana iringan pena yang menggores kata demi kata sehingga menjadi sebuah puisi kehidupan. Jika kita mengharapkan sebuah kebahagiaan hakiki di dunia ini maka sangat sulit sekali mendapatkannya. Hal ini seakan dalam deru setiap langkah kita selalu dihadapkan dengan ujian demi ujian. Lantas hanya sampai disitu “drama” Allah SWT? tentu saja Allah memberi obat dan penawar di balik cobaan dan musibah itu.

Perhatikan dan renungkan, pasti kita akan menemukan sebuah jawaban di balik musibah itu. Bahkan apabila rajin membaca Al-Quran, Allah telah memperingatkan kita dalam firman-Nya itu, berbunyi:”(yaitu) Orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan “Inna lillahi wa inna ‘ilaihi raji’un (sesungguhnya Kita milik Allah dan sesungguhnya kepada-Nya kita kembali) Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari rabb mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk” (QS. Al Baqarah:156-157)

Di tengah gelombang tafakkur mengarungi alam penuh misteri. Kemudian pembuktian tentang siapa diri kita. Pembuktian apa yang ada pada diri sehingga layakkah kita mendapatkan balasan kemenangan? Sungguh indah seruan para Mujahid ketika berperang di jalan Allah:”Sesungguhnya kemenanganitu hanya hanya membutuhkan kesabaran sesaat!”

Di tengah duka dan musibah yang telah melanda negeri kita ini. Jujungan kita Rasulullah SAW menawarkan tips dalam meredam perihnya duka kehidupan berisi untaian kata berbunyi: “Tidak ada seorangpun tertimpa musibah lantas mengucapkan “innalillahi wa inna ilaihi rajiun, allahuma’ jurni fi musibati wa aklif li khairan minha (sesungguhnya kami milik Allah dan sesungguhnya kepada-Nya kami kembali. Ya Allah berilah aku pahala dalam musibahku dan berilah pula aku penngganti yang lebih baik darinya) Kecuali Allah pasti memberikan pahala kepadanya atas musibahnya itu dan memberinya pula pengganti yang lebih baik darinya” (HR Ahmad)

Rangkaian do’a yang terdapat dalam hadits di atas merupakan obat dan penawar untuk kita yang tertimpa musibah. Jika merenungi do’a itu maka kita akan menemui sosok penawar segala macam musibah sehingga akhirnya pasti sang hati akan merasa terhibur dan pastinya badai akan berlalu dengan untaian aroma senyuman indah nan menawan kalam rasulullah Saw itu…Semoga (Helmi Bin Abu Bakar)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.08882 seconds.