Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Ayam Seruduk Panser Pendapat

Logikanya, mustahil ayam bisa menyeruduk panser. Sebaliknya malah ayam akan mati tergilas oleh panser. Namun, ada ayam yang mampu menyeruduk panser yang membuat panser masuk jurang. Tentu objek bernama ayam dan panser hanya sebuah personifikasi karena logika kita masih sehat untuk memercayai sesuatu yang mengandung nilai kebenaran. Namun, sekali lagi logika tidak mustahil dimainkan untuk memperindah objek biar seolah-olah menjadi kebenaran. Timnas sepak bola Prancis dan timnas Jerman adalah contoh terbaik.

Kembali ke soal ayam dan panser. Ayam (jantan) adalah sebuah gambaran kejantanan, lelaki perkasa dan tangguh. Tidaklah heran ketika negara Prancis memberikan julukan kepada timnas sepak bolanya dengan sebutan Ayam Jantan atau Ayam Jago. Bisa juga kita tambah sedikit Ayam Jago Kandang, merujuk pada performa brilian Prancis saban menjadi tuan rumah sebuah turnamen besar. Piala Eropa 1984 dan Piala Dunia 1998 adalah bukti sahih betapa Prancis sangat kuat jika bermain di kandangnya sendiri. Bahkan logonya pun menggunakan gambar ayam.
 

Pun dengan Jerman, negara terkuat di sepak bola yang selalu tampil spesial di turnamen-turnamen akbar sekelas Piala Dunia dan Piala Eropa. Julukan sebagai tim spesialis turnamen pun disandangnya. Namun, ada julukan lain Jerman yang konotasinya sangat menyeramkan, yaitu Tim Panser. Melekatnya julukan Panser bukan tanpa sebab. Hal itu dikarenakan Jerman selalu digdaya dan tampil menakutkan ketika berlaga. Satu per satu lawan yang menghadang mampu diseruduk dengan sadis. Brasil sudah merasakan ganasnya Panser Jerman di Piala Dunia 2014. Masih ingat skornya? Ya, skor 1-7 itu tentu sangat mengerikan buat kita, dan sudah pasti buat suporter Brasil. Dan bagi rakyat Brasil itu adalah aib.
 

Nah, bisakah Ayam Jago Prancis menyeruduk Panser Jerman? Jika pertanyaan ini kita lontarkan, maka jawabannya tentu gampang, yaitu SANGAT BISA. Tentu kita tidak berbicara ayam sebagai seekor hewan dan panser sebagai tank penghancur musuh, tetapi kita berbicara tentang tim Sepak Bola Prancis dan Jerman. Pada babak semifinal Euro 2016, Ayam bertemu Panser. Banyak yang memprediksi Panser bakal menggilas Ayam. Namun sekali lagi prediksi di atas kertas terkadang tidak linier dengan hasil akhir di lapangan. Dan survei membuktikan adagium tersebut. Ayam berhasil menyeruduk Panser hingga terjatuh di jurang kekalahan.
 

Adalah Antoine Griezmann yang menjadi bintang lewat dua golnya ke gawang Manuel Neuer. Panser berakhir di semifinal lewat kekalahan 2-0. Banyak fans kecewa berat dan menangis sedih. Keyakinan fans akan kekuatan Panser adalah wajar mengingat Jerman tampil di semifinal dengan performa meyakinkan. Salah satunya menyingkirkan Italia di babak delapan besar. Namun Prancis mampu mempertegas adagium “bola itu bundar” dan “prediksi di atas kertas kadang tidak linier dengan hasil akhir”. Banyak fans lupa, bahwa Prancis punya keahlian untukmenjadi juara saban kali ditunjuk menjadi tuan rumah. Senangnya hatiku Jerman tersingkir. Hehehe..... (Lukman Hamarong)


 

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09122 seconds.