Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Perbaikan Layanan Masyarakat Melalui Inovasi Daerah oleh KOMPAK Berita

Lombok Utara ( SK) Memastikan masyarakat Miskin dan Rentan di Indonesia mendapatkan mamfaat dari meningkatnya penyelenggaraan Pelayanan Dasar dan Kesempatan ekonomi yang leih besar adalah Tujuan dari Program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan ( KOMPAK) Hal ini akan di capai melalui kegiatan-kegiatan proyek guna mewujudkan tiga capaian pasilitas yaitu Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi, acara Workshop Perbaikan Layanan Masyarakat Melalui Inovasi Daerah di pasilitasi oleh KOMPAK di Gedung Selaparang Kantor Gubernur NTB, Mataram 14-06-16.

Dalam Mewujudkan Tujuan, KOMPAK bekerjasama dengan lima Kementrian yaitu BAPPENAS, Kementrian Keuangan, Kementrian Dalam Negeri, Kementrian Desa Daerah Terpencil Transmigrasi, Kementrian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan terakhir, Pemerintah Daerah. Bekerjasama juga dengan sejumlah mitra setrayegis termasuk program-program Departement of Forign Affairs and Trade, Komunitas Madani dan sektor suasta, KOMPAK akan di Inplementasikan di Provinsi Aceh, Jawa Timur, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Papua Barat dan Papua.

Sekda Provinsi NTB Ir. H. Rosiady H, Sayuti, M. Se, Ph.D. mengatakan bahwa Pemerintah Daerah dan Unit-unit Pelayanan akan menangani kebutukan pengguna layanan dengan lebih baik, yaitu masyarakat miskin dan tentan mendapatkan mamfaat atas peningkatan tata kelola desa dan masyarakat miskin mendapatkan mamafaat meningkatnya kesempatak kerja di luar sektor pertanian dan pembangunan ekonomi, menjadi inspirasi agar kita menjadikan orang yang pertama yang belum pernah orang lakukan itu yang kita yang lakukan, jadi inopasi tidak pernah kering inovatos atau penemu, yang bermamfaat bagi dirinya dan bagi orang lain, mendorong agar semua orang punya kreatif atau inopasi baru.

Dalam Rangka mengimplamentasikan Undang-undang nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 34 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publikserta sejalan dengan Gerakan One Ageny One Onevastion dalam mendukung pelaksanaan Reformasi Birokrasi guna mempercepat kualitas Peningkatan Pelayanan di NTB kerjasama dengan Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan ( KOMPAK) yang di ikuti oleh Kepala bappeda, Kepala Dinas Kependudukan, Kepala Dinas Kesehatan se Provinsi NTB,

Asisten Deputi Inopasi dan sitim Informasi Pelayanan Publik di Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Repormasi Birokrasi DR. Muhammad Imanuddin menyampaikan bahwa. Perlu Strategi Baru Pelayanan Publik Melakukan Percepatan. Bukan biasa-biasa saja tetapi upaya luar biasa maka Perlu ide dan gagasan kreatif dalam melakukan terobosan pelayanan publik yang Gampang dipelajari dan direplikasi, Inovasi Bagi Dunia Bisnis merupakan Nafas untuk keberlangsungan Usaha Pilihannya: Berinovasi atau Mati, Inovasi Pelayanan Publik: Nafas untuk mendapatkan kepercayaan publik, Pilihannya: Berinovasi atau Kehilangan, Kepercayaan Publik sebab inovasi Pelyanan Publik adalah “Terobosan pelayanan publik yang merupakan gagasan ide kreatif orisinal dan atau adaptasi/modifikasi yang memberikan manfaat bagi masy baik secara langsung maupun tidak langsung”

Harapan agaran Pemerintah Siap Melayani tanpa diskriminasi dengan katagori Perbaikan Pemberian Pelayanan kepada Masyarakat, Memperkuat Partisipasi dalam Pembuatan Kebijakan melalui Mekanisme yang Inovatif, Mendorong Pemerintahan Berbasis Pendekatan Kolaboratif dalam Era Informasi, Mendorong Responsif Gender dalam Pemberian Pelayanan kepada Masyarakat , Hasil evaluasi inovasi adalah Faktor pendorong lebih kuat dari faktor penghambatnya. Instansi/Satuan Kerja mempunyai modal kekuatan lebih besar untuk mengalahkan hambatan.Jadi, pada dasarnya tinggal ada kemauan untuk berinovasi ? Kepemimpinan berperan sangat penting dalam penciptaan, pengembangan dan dan pelembagaan Inovasi Pelayanan Publik, Sumberdaya Manusia penting untuk mengoperasikan gagasan pimpinan, Keuangan/anggaran penting, tapi bukan merupakan yang utama dalam inovasi. ( Ardes ).

 

 

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.10455 seconds.