Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Ini Dia Sosok Lelaki Yang Mampu Bodohi Pemuda Belah KNPI Lombok Tengah Berita

LOMBOK TENGAH,SK – Ini dia sosok lelaki yang telah mampu porak-porandakan KNPI di Lombok Tengah. Dengan lidahnya yang bercabang-cabang dan bisa jadi dengan muka duanya, pria asal asli Kota Praya ini, telah mampu membodoh-bodohi sekelompok pemuda lainya, menggelar lagi musyawarah yang sama untuk kedua kalinya.

 

Tidak banyak yang tahu, siapa sebenarnya orang dibalik munculnya dua kubu DPD KNPI Lombok Tengah tersebut. Namun seluruh pemuda yang selama ini ikut aktif terlibat dalam KNPI, tahu persis siapa dibalik munculnya dua kubu KNPI tersebut yang tidak lain dan tidak bukan dialah sosok pemuda bernama Muhammad Jalaludin.

Jalal, sapaan akrab Jalaludin adalah pegiat KNPI yang menjadi ketua panitia pada Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Lombok Tengah ke 13 di Hotel Grand Royal Batujai beberapa waktu lalu yang mengahsilkan M.Samsoel Qomar terpilih sebagai ketua secara aklamasi.

Namun entah apa sebabnya, Jalal sekitar seminggu lalu yang bertempat di Ruang Aula Kementerian Agama Lombok Tengah, kembali menggelar Musda yang sama yakni musda ke 13 KNPI dengan hasil, Lalu Muhammad Hizzi terpilih sebagai ketua.

Ditanya sejumlah wartawan terkait dengan hal tersebut, Jalaludin mengatakan, kalau proses Musda yang digelar di Hotel Grand Royal batujai cacat hukum. Jumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) yang hadir saat itu sangat sedikit dan sejumlah kekeliruan lainya.

Lalu kenapa Musda di Hotel Grand Royal itu tidak dihentikan, mengingat banyaknya pelanggaran proses seperti yang disebut? Jalal menjawab, kasihan. Saat ditegaskan, maksud pernyataanya yang mengatakan kasihan, ia menyatakan, kasihan karena semuanya adalah sahabat-shabatnya.”Saya kasihan saja sama mereka,”Ujar Jalal dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu.

Selain itu, Jalal berdalih, musda di Aula Kantor Kemenag Praya itu digelar untuk menebus kesalahanya karena telah membiarkan proses musda di Hotel Grand Royal hingga selesai, walau ia tahu begitu banyak keslahan dalam proses.”Ini untuk menebus kesalahan saya, makanya saya gelar musda lagi,”Tandasnya.

Saat dikonfirmasi bahwa musda kedua akibat dari kekecewaanya karena ternyata tidak diposisikan sebagai Sekretaris oleh M.Samseol Qomar pada kepengurusan DPD KNPI hasil musda Hotel Grand Royal? Jalal membantahnya.”Apa yang akan saya dapatkan punya jabatan di KNPI ini. Saya bukan orang mengejar-gnejar jabatan didunia ini,”Pungkasnya (Alka)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.0931 seconds.