Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Peran Radio Komunitas di Lereng Sinabung Berita

Perteguhen, Suarakomunitas - Kekelengen Fm demikian nama salah satu radio komunitas di lereng Sinabung. Radio yang oleh para pegiat, warga dan terutama kepala desa (kades) diharapkan bisa menjadi informasi tentang kondisi terkini aktivitas gunung Sinabung. Sebagai sistem informasi untuk peringatan dini, radio ini tentunya membutuhkan banyak dukungan dan keterlibatan berbagai fihak.

Tumpukan material di lereng Tenggara SinabungPada saat hujan deras disertai petir, kita tidak berani bersiaran. Sementara pendengar menunggu informasi kondisi hujan yang sedang terjadi dan kemungkinan banjir, demikian diungkapkan Mr. Batu (35) sebutan udara penyiar Kekelengen FM. Untuk itu bisalah kita dibantu untuk pemasangan penangkal petir agar kita tetap bisa bersiaran walaupun kondisi hujan, ujarnya penuh harap.

"Radio ini sangat dibutuhkan warga pak, terbukti setiap kita tidak bersiaran karena listrik mati atau karena sebab lain, banyak SMS masuk dari para pendengar. Karena kita selalu menyiarkan informasi-informasi penting tentang gunung". Setelah ditanya darimana sumber informasinya, Mr. Batu menyampaikan bahwa sumbernya kebanyakan dari PGA (Pos Pengamatan Gunung Api) melalui radio HT (Handy Talky). Dalam hal ini PGA di kecamatan Simpang Empat.

Dukungan yang sudah terlihat justru datang dari para pendengar setia (fans). Dimana sejak bulan Juli 2015 telah terbentuk Fans CLub radio Kekelengen FM dengan jumlah anggota 46 orang yang terdaftar, yang terdiri dari masyarakat di seputaran lereng gunung Sinabung. Namun bila fans mengadakan jumpa darat jumlah yang hadir bisa 100 orang lebih. Saat ditanya apa aktivitas dan keuntungan menjadi anggota fans club ini, Nd. Ice Br. Sitepu (35) sebagai bendahara menjelaskan bahwa setiap anggota mempunyai kewajiban iuran 20 ribu per bulan, uang yang terkumpul akan digunakan untuk dukungan kegiatan sosial. Misalnya salah satu anggota ada yang mengalami musibah misalnya ada keluarganya yang meninggal atau sakit, dari uang itulah sebagian kita sumbangkan. Begitu juga sebaliknya misalnya ada dari anggota yang mempunyai hajatan pernikahan atau apa, itu juga kita sumbang dengan uang iuran itu. Besar sumbangan kita sepakati bersama antar anggota.

"Untuk membantu penyiar dan peralatan apabila ada yang rusak itu juga kita sisihkan dari uang iuran. Jadi banyak manfaatnya dengan adanya fans club ini pak" jelas Ice penuh semangat. Uang yang terkumpul hingga saat ini ada kurang lebih tiga jutaan, imbuhnya. "Pertemuan kita tiga bulan sekali karena anggota kita tinggalnya saling berjauhan, tidak hanya dari satu desa bahkan dari beda kecamatan. Pertemuan ini disamping untuk mengumpulkan iuran juga untuk membahas hal-hal yang terkait dengan radio komunitas Kekelengen FM, hingga sebagai ajang adu bakat seperti membaca puisi dan lain-lain".

Studio radio Kekelengen FM memanfaatkan kantor desa Perteguhen sebagai studio atas saran kades setempat. "Sementara studio di kantor desa Perteguhen, nanti apabila saya sudah tidak menjabat lagi bisa kita cari solusi bersama agar radio ini tetap bisa mengudara" kata Jeremia Bangun (60) kades Perteguhan. Kades Perteguhen juga biasa dipanggil dengan nama Uruk 01, ini adalah panggilan untuk pengguna HT.

Status gunung Sinabung hingga saat ini masih AWAS, sehingga warga seputaran gunung Sinabung harus selalu waspada. Harapannya radio dapat menjadi sumber informasi masyarakat dan masyarakat menjadi lebih tenang, lanjut Kades ini penuh harap.

Ada dua radio komunitas di lereng Sinabung yang didirikan pada bulan Maret 2014, yaitu radio Kekelengen FM di desa Perteguhen Kecamatan Simpang Empat dan radio Dia Ermediate FM di desa Batukarang kecamatan Payung. Radio ini diharapkan menjadi sistem peringatan dini bagi warga yang berada di lereng gunung Sinabung maupun yang berada di daerah sepanjang aliran sungai Labourus.

"Kami berharap perhatian dan dukungan dari berbagai pihak terutama BPBD kepada kami (radio komunitas. red) agar kami tetap bisa bersiaran dan bermanfaat buat masyarakat." harap Mr. Batu. "Pesan buat para dermawan apabila akan menyumbangkan sebagian rejekinya bisa ke BRI SIMPEDES dengan nomer rekening 5271-01-005708-53-2 atas nama Devalina Br. Sitepu" tutup Ice. (Sarwono)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.08941 seconds.