Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

[Rilis] Pemenang Lomba Fotografi dan Tulisan Jurnalistik : Perempuan dan Lingkungan Berita

Combine Resource Institution (CRI) sebagai lembaga yang fokus mendorong warga bersuara melalui media telah menggelar Lomba Fotografi dan Tulisan Jurnalistik bertema “Perempuan dan Lingkungan” bagi para jurnalis warga dan pegiat media komunitas. Lomba ini digelar sejak Agustus – Oktober 2015.

Sebagai tahap terakhir dari lomba ini, proses penjurian telah dilakukan selama November. Tim juri yang terdiri dari perwakilan CRI dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Yogyakarta telah memilih karya yang dipandang mewakili tema.

Lomba semacam ini baru pertama kali diselenggarakan oleh CRI. Sebagai langkah rintisan, dengan jangka waktu publikasi yang terbatas, lomba kali ini berhasil mengumpulkan sejumlah karya foto dan tulisan jurnalistik dari para jurnalis warga dari sejumlah pulau di Indonesia. Total ada 12 peserta yang mengirimkan karya, baik berupa foto maupun tulisan. Satu peserta bisa mengirim antara satu hingga tiga karya.

Dari total karya yang masuk, sebagian besar peserta mengirimkan karya berupa foto. Adapun karya berupa tulisan jurnalistik hanya berjumlah tiga tulisan. Oleh karena itu, mengingat jumlah tulisan yang minim sehingga tidak memungkinkan untuk dinilai secara proporsional, panitia dan tim juri sepakat bahwa proses penjurian hanya diberlakukan pada peserta lomba foto.

Berikut adalah nama pemenang Lomba Fotografi Jurnalistik bagi jurnalis warga dan pegiat media komunitas bertema “Perempuan dan Lingkungan” 2015 :

Juara 1 : Mengumpulkan Sampah Sungai (Hajad Guna Roasmadi/ Speaker Kampung/ Lombok Timur, NTB)
Juara 2 : Menanam Pohon (Abdul Wahab/ Arla FM/ Aceh Barat, NAD)
Juara 3 : Pembuat Tikar (Rahma Mariana/ Hapsari FM/ Deli Serdang, Sumatera Utara)
                 Menanam Mangrove (Muslim/ Medan, Sumatera Utara)

Selain ketiga pemenang, tim juri juga telah memilih daftar foto yang dipandang layak untuk mendapat apresiasi berdasarkan nilai kumulatif tertinggi. Selain itu, dua karya tulisan jurnalistik juga mendapat apresiasi dari tim juri. Daftarnya sebagai berikut :

Foto :
- Nurmi Menyulam Tikar (Muswarman Abdullah – Kembang FM, Pidie Jaya, NAD)
- Membersihkan Gabah (Muswarman Abdullah – Kembang FM, Pidie Jaya, NAD)
- Jamilah Pembuat Tikar Pandan (Samsyul Qamar, Kembang FM, Pidie Jaya, NAD)
- Perempuan Penambang Batu Apung (Fikri Sanusi – Kesa FM, Lombok Timur, NTB)
- Menanam Kangkung di Sungai (Hajad Guna Roasmadi – Speaker Kampung, Lombok Timur, NTB)
- Mbah Jono Membelah Kayu Bakar (Wasno – Gema Merapi FM, Sleman, DIY)
- Menguras Banjir (Risvande Lubis – Medan, Sumatera Utara)
- Jalan Rusak di Kebun Sawit (Hadi Siswoyo – Semart FM, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara)
- Memanen Padi (Lukman Hamarong – Luwu Utara, Sulawesi Selatan)
- Ibu-ibu Panen Kacang (Muswarman Abdullah – Kembang FM, Pidie Jaya, NAD)

Tulisan :
- Desaku yang Subur, Desaku yang Terlupakan (Rahma Mariana/ Hapsari FM/ Deli Serdang, Sumatera Utara)
- Ibu Empat Anak Penyiar Setia Radio Komunitas Surasuta (Siti Halijah/ Surasuta FM/ Kapuas Hulu, Kalimantan Barat)

Seluruh foto pemenang serta foto dan tulisan yang mendapat apresiasi akan dipublikasikan dalam buku dengan tema yang sama.

CRI mengucapkan terimakasih kepada seluruh jurnalis warga maupun pegiat media komunitas yang telah mengirimkan karyanya dalam lomba ini. Selamat bagi para pemenang.

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09148 seconds.