Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Jelang PILBUP Pj Bupati Konkep Rombak Struktur Pemerintahan Berita

LANGARA (SK) - Rabu (11/11/15), Pj Bupati Konawe Kepulauan (Konkep) Ir Burhanuddin merombak struktur pemerintahan dibawahannya mulai dari eselon II, III dan IV. hal tersebut ditandai dengan Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pagi tadi di rumah jabatan (Rujab). beberapa pejabat eselon II yang bergeser adalah jabatan kadis pertanian yang dijabat Juhuri dipindahkan ke asisten III. Sementara jabatan Kadis pertanian di jabat oleh Dr Jalaluddin Rum yang sebelumnya menjabat asisten II. Untuk jabatan asisten II dijabat oleh James Mokke. Sementara Juhuri mendapat posisi asisten III dan asisten III yang sebelumnya dibatat oleh Rustam dipindahakan menjabat asisten 1.

Selanjutnya Kadis Koperindakop yang dijabat oleh Rijal dipindahkan ke BPBD. Selanjutnya Kepala Insfektorat bergeser ke Koperindakop. Kepala kantor BKKBN Hj Sitti Muharia SH bergeser ke BP4K dan jabatan BKKBN diisi oleh Risal Pailing S.Sos dan masih banyak lagi yang digeser baik jabatan camat dan para Kabid dan Kabag. Sejumlah awak media yang mencoba meminta surat keputusan yang dibacakan protokoler tak bisa diberikan karena data tersebut telah diamankan lebih dulu oleh pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

"Maaf pak surat keputusan pelantikan sudah diambil oleh pihak BKD," kata salah satu protokoler.

Pj Bupati Konkep, Burhanuddin dalam sambutannya mengatakan bahwa proses pelantikan ini merupakan upaya penyegaran organisasi dan pengisian jabatan yang lowong dari jabatan satu ke jabatan yang lainnya. "Selama saya tiga bulan bekerja telah melihat dan mempelajari kinerja SKPD dan sejumlah pejabat lainnya makanya proses pelantikan ini telah memiliki dasar yang kuat berdasarkan peraturan pemerintah dan Undang-undang yang berlaku. Oleh sebab itu kepada yang dilantik agar bekerja maksimal dan jika terbukti tidak mampu bekerja maka akan kita ganti lagi," jelasnya.

Usai pelaksanaan pelantikan, Burhanuddin yang diwawncarai sejumlah awak media mengaku bahwa proses pelantikan tidak ada nuansa politiknya tapi semata-mata menggeser jabatan dan mengisi jabatan yang kosong. "Pegawai kita disini snagat minim jadi mesti mampu menempatkan para pegawai yang sifatnya masih berstatus pejabat (Pj)," tegasnya.(Ibe/SW)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09566 seconds.