Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

BIDAN NM,PNS RSUD PARIAMAN TERTANGKAP BASAH TIDUR SEKAMAR DENGAN SUAMI ORANG Berita

 Parit Malintang 9 November 2015(Suara Komunitas) .
NM yang bekerja di RSUD Pariaman sebagai Pegawai Negri Sipil tadi malam jam 23,45 wib,tertangkap basah tidur sekamar dengan seorang laki laki MZ, di paviliun rumah adik MZ olah anak kandung MZ dan beberapa warga Parit Malintang. NM dan MZ malam itu tidak bisa berbuat apa apa, karena ketahuan kelakuan nya yang tidak terpuji, apalagi dia seorang PNS . Dari informasi warga sekitar mereka mengaku suami istri dan menikah tahun 2011, padahal pernikahan nya yang 2011 itu menuai masalah , karena MZ memalsukan identitas dan keterangan bahwa istrinya meninggal, hingga MZ dan NM sempat berurusan dengan pihak berwajib, dan Februari 2012 mereka sudah resmi bercerai di Pengadilan Agama dengan akta cerai No. 38/AC/2012/PA/ Msy.ketika SK minta keterangan dari anak MZ , mereka menyatakan “ayah kami jadi pembohong dan sering marah marah gara gara perempuan ini. Sudah jelas bercerai tapi tetap menelpon ayah kami dan merongrong harta keluarga kami, mobil kakak kami yang tertua dipakai oleh NM sekarang dan ayah kami berbohong kalau mobil itu telah dijual, ayah kami juga meminjam uang RP. 150.000.000 ke Bank dengan menjaminkan SK pensiun nya tanpa sepengetahuan kami sekeluarga yang uang nya diberikan kepada NM. Dan semua uang nya selalu diberikan kepada NM sampai uang belanja yang kami beri pun dikirim ke NM, Ayah kami ini sakit Diabetes sejak tahun 1986 dan sekarang cuci darah ke rumah sakit 3 x seminggu. Apa yang diharap NM kepada ayah kami kalau bukan harta dan uang nya. ayah kami pulang saja mengaku nya ke Medan ternyata ke Pariaman, ini karena desakan NM juga, makanya kami tidak lakukan penggerebekan seperti ini untuk membuktikan kebejatan NM dan bagaimana buruk nya pengaruh NM kepada ayah kami yang selama ini sangat baik , jujur, dan selalu rukun dengan ibu saya. Kami tidak akan tinggal diam, kami akan melaporkan kasus ini kepihak berwajib dan ke Pemerintah Daerah agar kelakuan NM diproses secara peraturan dan undang undang yang berlaku untuk PNS, tambah anak .(jrksb)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09521 seconds.