Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Thiwul Ayu Khas Gunungkidul yang Modern Berita

Patuk (25/10) SK - Thiwul adalah makanan yang tidak asing untuk warga masyarakat Gunungkidul. Thiwul merupakan satu dari berbagai macam makanan khas di kabupaten yg terletak di provinsi Yogyakarta ini. Terbuat dari singkong yang di haluskan menjadi tepung kemudian di olah dengan sedemikian rupa menjadi makanan pengganti nasi.

Di desa Salak, Harti (50) seorang ibu rumah tangga yang menghidupi 3 anaknya, berjuang untuk memperbaiki ekonomi keluarga dengan menjajakan salah satu makanan khas Gunungkidul ini. Beliau berinovasi terhadap thiwul dengan mengubahnya menjadi kue. Lalu thiwul tersebut diwarnai warna coklat yang dihasilkan dari warna gula jawa. Beliau menamakan thiwul ini dengan nama Thiwul Ayu. “Kalau bentuknya sama layaknya thiwul pada umumnya, tapi rasa dan cara penyajiannya yang beda, karena saya berinovasi ke thiwul modern, jadi saya kasih nama thiwul ayu” ucapnya.

Ibu Harti dalam membuat tiwul ini di bantu oleh 3 orang anaknya. Produksi thiwul menggunakan alat tradisional. Bukan hanya alatnya yang tradisional, ternyata cara pembuatannya pun juga tradisional, tanpa sentuhan alat-alat modern, sehingga jajanan ini sehat, dan aman untuk dikonsumsi dari mulai anak-anak hingga orang tua.

Beliau membuat thiwul ini di malam hari kemudian di pagi hari beliau menjajakannya keliling pasar. Sudah sekitar 8 tahun beliau menekuni usaha kecil ini. Sejak anak keduanya masih duduk di bangku kelas 6 SD sampai sekarang. Beliau berharap usaha yang ia tekuni ini berkembang, semakin banyak yang berminat untuk mengkonsumsi thiwul buatannya, dan menjadi usaha untuk memajukan ekonomi keluarganya. Selain itu beliau juga ingin mempertahankan thiwul sebagai ikon Gunungkidul.

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09008 seconds.