Munas I Pemuda Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (PT HKTI)
Lumajang,
Menjelang Musyawarah Nasional I Pemuda Tani HKTI, pekan depan (28-30 Mei 2010), persiapan masing-masing pengurus cabang, untuk mendelegasikan anggotanya ke Munas tersebut, yang bertempat di daerah Bogor Jawa Barat, dari berbagai cabang di Indonesia, sudah banyak yang telah mempersiapkan para anggotanya untuk mengikuti kegiatan Munas tersebut.
Lumajang, kota terpencil di kawasan Jawa timur bagian selatan, juga telah mempersiapkan anggotanya untuk didelegasikan. Menurut ketua umum PT HKTI Lumajang RA. Kusumo Djatmiko (32) mengatakan, “Bahwa berdasarkan rapat pengurus harian pada tanggal 23 Mei 2010, yang bertempat di kediamannya jalan Sastrodikoro, telah merekomendasikan dua anggota PT HKTI Lumajang” ungkapnya.
Masih menurut Puspo (panggilan akrabnya) Sebagai persiapan prapemberangkatan dua anggota ini, jelas diharapkan nanti sepulang dari Munas tersebut, diharapkan ada sesuatu yang bisa dibawa pulang, dan tentunnya diharapkan pula untuk bisa membawa DPC PT HKTI Lumajang, menjadi lebih baik di masa yang akan datang.
Pemuda Tani HKTI di Kabupaten Lumajang ini, memang merupakan embrio dari berbagai organisasi yang ada di Lumajang, para anggotanya tersebar di mana-mana, sebagai suatu konsekwensi organisasi jelas diharapkan bisa membentuk karakter kepribadian bagi para anggota PT HKTI ini.
Disinggung soal biaya pemberangkatan ini, ketua umum PT HKTI Lumajang Puspo menegaskan, bahwa dirinya akan membantu biaya pemberangkatan ini, walaupun demikian, diharapkan pula adanya donatur yang bisa memberikan sumbangan untuk organisasi ini, “Saya akan membantu biaya pemberangkatan dua delegasi PT HKTI Lumajang” ungkap Puspo.
Isu nasional yang berkembang saat ini, merupakan isu yang sedianya harus ditanggapi secara serius oleh pemerintah, misalnya soal harga pupuk yang terus melonjak akhir-akhir ini, hingga petani tidak mampu membelinya, persoalan ini menjadi perhatian serius bagi ketua umum DPC PT HKTI Lumajang, sehingga dalam waktu dekat bisa memberikan alternatif pupuk organik yang diharapkan petani bisa membelinya dengan kemampuanya sehingga beban petani sedikit terbantu. (Rudy Hartono)
- TC Semeru
- Berita
- dibaca 2720x
- [3] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


