A | A
628529745XXXX : genta news hari dusun cot seumantok kecamatan babahrot abdya diresmikan menjadi desa persiapan     628136036XXXX : seorg warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : info gempa mag 5 0 sr 11 01 2012 04 00 53 wib lok 2 39 lu 93 18 bt 325 km baratdaya kab simeulue kedlmn 59 km bmkg     62812694XXXX : hari ini aceh peringati 7 tahun tsunami aceh tgl 26 des 2011 di seluruh nad dan menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga hari gisafm     62812694XXXX : hari ini aceh peringati 7 tahun tsunami aceh tgl 26 des 2011 di seluruh provinsi aceh dan menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga ha     62812694XXXX : komplek perumahan korem lilawangsa tepatnya dibelakang rumah sakit kesrem lg terbakar dan hampir menghanguskan empat rumah gisafm lhokseumawe     628191776XXXX : news ratusan aktivis dan lsm yg trgbng dlm aliansi rkyt menggugat memnta gbrnr ntb membrhntikn bupati dan wabup lombok tengah krn plntknnya dinilai cct hkm     628191776XXXX : news nasip petani tembakau di pulau lombok terancam krn mndpt tntangan phk asing yg mengkampanyekan anti rokok intrnasional dn krng diprhtikn pemda stmpt     
21 May 2010

Hari Kebudayaan Sunda di Ronninge, Stockholm

Agus EM - n/a

Ronninge, Swedia.
Orang-orang Indonesia di Swedia, khususnya yang tinggal di Swedia, betapapun jauh dari tanah air, tidak meninggalkan identitas keindonesiaan yang multietnik dan berbhinneka. Salah satu aktivitas yang diselenggarakan orang-orang Sunda dan pemerhati kebudayaan Sunda di Stockholm, berupa acara ‘Hari Kebudayaan Sunda’, dilangsungkan Minggu, 9 Mei 2010 di Ronninge, Butkyrka. Gedung tempat penyelenggaraan acara—biasa disebut lokal—bernama Folkets Hus di kawasan pemukiman Ronninge, sekitar 40 menit dari pusat kota Stockholm dengan kereta listrik (pendeltag). Ada dua jenis kereta listrik di Swedia, ialah kereta listrik di atas tanah (pendeltag) dan kereta listrik bawah tanah (tunnelbana), masing-masing memiliki tempat-tempat tujuan, yang kadang-kadang bertemu di stasiun-stasiun kereta besar.

 Hari kebudayaan Sunda dihadiri oleh beragam undangan, baik orang Indonesia—WNI maupun WNA—maupun orang-orang Swedia dan negara-negara lainnya, misalnya Belanda, Burma dan China. Staf kedutaan Indonesia di Stockholm juga hadir, bahkan ikut serta sebagai pengisi acara.

Langit agak mendung di luar menjadi mendayu-dayu ke dalam gedung yang berdekor batik di panggung dan iringan kecapi suling memenuhi ruang. Tarian ‘Bajidor Kahot’ ditampilkan dengan sangat apik oleh dua penari tamu pemudi peranakan Indo-Belanda, Asih dan Agustina, setelah acara dibuka—terlambat 10 menit dari jadwal semula pukul 14.00—oleh Anik Sundqvist dan Jorgen Jepsson. Dalam seluruh sessi Asih dan Agustina menarikan dua tarian lagi, ‘Tarian Gaplek’ dan ‘Tarian Kaca-kaca’, diselang-seling tari dan nyanyi lainnya.

Nyanyian lagu-lagu Sunda seperti ‘Bubuy Bulan’, ‘Mojang Priangan’, ‘Es Lilin’, ‘Euis’ dan ‘ Sorban Palid’ dibawakan oleh penyanyi Ida Widiyanto, kadang bersama-sama Prasto & Benny atau koor bersama vokal group.

Lintas usia tergambar baik pada pengisi acara maupun para undangan yang hadir. Barndansgruppen atau kelompok penari anak-anak sempat mengundang gelak-tawa penonton karena kelucuan penari termuda (balita) lupa gerak atau sambil tersenyum tak merasa salah menari sesuka hatinya saja.

  Tari ‘Ronggeng Ganjen’ ditarikan Jessica Olsson, penari peranakan Indo-Swedia yang rancak menarikan tarian Betawi, seusai makan siang prasmanan dinikmati undangan. Menu makan siang terdiri dari nasi putih, ayam panggang, karedok, pepes ikan, sayur asam, kerupuk, dua macam sambal, dan teh atau kopi serta kue-kue jajanan.

Kebudayaan Sunda tentu kurang lengkap jika kesenian wayang golek tidak diikutsertakan. Urban Wahlstedt, warga Swedia yang cinta wayang golek dan memiliki seperangkat wayang golek dan gamelan pengiring pertunjukannya, menyajikan satu fragmen pertunjukan wayang golek dalam tiga bahasa: Bahasa Sunda, Bahasa Indonesia dan Bahasa Svenska saling-selang. Sebagian undangan yang semula asyik mengobrol dengan kolega sendiri, lambat-laun terpana oleh pertunjukan wayang Urban. Meski tak asing dengan seni pertunjukan semacam itu, tetapi seni wayang golek Sunda tentu merupakan pertunjukan yang unik, khususnya bagi sebagian undangan warga asli Swedia.

Acara ditutup dengan lagu ‘Pileuleuyan’ dengan iringan playback musik angklung. Dan, sebelum meninggalkan ruangan sebagian undangan—dari beragam suku dan bangsa--bergotong-royong memberesi ruangan sehingga gedung ditinggalkan dalam keadaan rapi dan bersih. (AEM)

PS: Tetarian lain selengkapnya dapat dilihat juga di youtube dengan meng-klik link:

http://www.youtube.com/watch?v=wyoHfwTxwO8

  • Google Bookmarks
  • Digg
  • del.icio.us
  • MySpace
  • Technorati
  • TwitThis
Komentar
Seperti pulang kampung di Priyangan, tp lebih sip krn ada mojang bulenya.. hahahaaa....
srw, 21 May 10 00:00
Formulir Komentar




Komentar

Kode Keamanan*

CAPTCHA Image

Wajib di isi [may not leaved blank]
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Suara Komunitas. Pengelola berhak mengubah/menghapus kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Tulisan Terkait

Analisis

Belajar Dari Si Rumput Raksasa

Sleman-Yogyakarta. Rerimbunan si rumput raksasa hampir dapat kita jumpai khususnya dipedesaan bahkan di lingkungan perumahan, hanya jenisnya yang disesuaikan. Bambu yang sering kita sebut dengan pohon,

5 KONTEN TERBARU

01:14
Medan (Suara Komunitas.Net)-Anggota DPD RI, DR.H.Rahmat Shah berharap pelaksanaan E-KTP, sebagai salah satu pelaksanaan Undang-undang dapat dilaksanakan dengan baik dan sungguh-sungguh, khususnya ketelitian Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
01:13
Medan (Suara Komunitas.Net)- Anggota DPD RI DR. H. Rahmat Shah menilai pelaksanaan Elektronik-KTP (E-KTP) yang ada hendaknya disempurnakan, baik dari jumlah peralatan maupun kesiapan sumber daya manusia Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
01:13
Dairi (Suara Komunitas.Net) Puluhan pemuda berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Dairi Jalan Sisingamagaraja Sidikalang menuntut pengubahan nama daerah otonom Dairi menjadi Tanoh Pakpak, Selasa (7/2).  Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
01:13
Dairi (Suara Komunitas.Net) Sekitar 50 orang warga Desa Tungtung Batu, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi berunjuk rasa ke Kantor PT Dairi Prima Mineral (DPM), di Parongil, Senin (30/1).  Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
19:52
LombokUtara (Suarakomunitas)-Akibat Akumulasi hujan Selama tiga hari pada hari Kamis-hari minggu lalu, sebuah tanggul saluran irigasi didesa Loloan, kecamatan Berita > Nusa Tenggara Barat > Gita Swara FM
18:28
Dairi (Suara Komunitas.Net) Sebanyak 57 Warga Desa Sumbari Kecamatan Silima Punggapungga Kabupaten Dairi kembali menolak operasional PT.Dairi Prima Mineral (DPM). Penolakan itu disampaikan warga dalam Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
17:03
 Aceh Utara-Sekolah Menengah Pertama Swasta (SMPS) Nujumush Shaghirah , di Desa Lancang Barat, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara yang berdiri sejak tahun 2009 lalu sampai sekarang sudah mempunyai Berita > n/a > Wahyu M. Khaerudin
12:20
Tomohon, SK - Gunung Lokon di Tomohon Sulawesi Utara kembali meletus, Jumat (10/2) sekira pukul 08.20 Wita. Letusan kali ini terbilang dahsyat karena diikuti semburan abu vulkanik setinggi Pengalaman > Sulawesi Utara > JRK SULUT
23:18
JAKARTA, Suarakomunitas – Barisan Pemuda Adat Lombok – Sumbawa ( Baralosa) merupakan salah satu tamu special dalam konser Glenn Fredly di Senayan Fx Mall Jakarta pusat pada Liputan Khusus > Nusa Tenggara Barat > Primadona FM
23:14
Sesait,(SK), -- Dalam pelaksanaan Maulid adat Wet Sesait Kecamatan Kayangan, ada empat desa yang merupakan satu kesatuan yang terlibat yaitu Desa Sesait, Pendua, Santong dan Kayangan. Liputan Khusus > Nusa Tenggara Barat > Suara Genem Merenten FM

10 Komentar Terbaru

Script timer: 0.342604 seconds.