Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Diam Saja Sastra

Berseberang jalan, beralas mimpi

Menjauh pergi seakan mampu

Berserak debu dalam kericuhan

Terbawa angin membawa duka

Hilang, musnah dan tiada lagi

Menunduk, tertatih dan tiada arti

Termangu dalam kepikukan

Bahagia cinta hanya angan

Kelam tak pernah damai

Bisu dalam kata

Tak tahu harus berbuat apa

Jadi patung bisu menjadi sebuah pilihan untuk kedamaian

Sebab kekikukan selalu melanda

Kata-kata bodohpun selalu terucap

Sebab kelu lidah tak tertahan

Dan aku lebih baik diam saja.

 

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.08927 seconds.