Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Masyarakat Forum Petani Bersatu Praperadilankan Polres Seluma dan Kejaksaan Negeri Tais Seluma Bengkulu Berita

Seluma (SK) - Sidang ke III, Rabu 08 Juli 2015 di Pengadilan Negeri Tais, Kab.Seluma, Prov.Bengkulu.

Atas penetapan tersangka Sukimin dalam tuduhan pencurian buah kelapa sawit oleh PT.SIL, dan di tetapkan tersangka oleh pihak Polres Seluma dan Kejaksaan Negeri Tais. Sidang dipimpin oleh Hakim tunggal," Subachi Eko Putro,S.H.

Agenda sidang pembacaan bantahan atas jawaban Polres Seluma dan Kejaksaan Negeri Tais. Dalam jawaban yang disampaikan oleh Polres Seluma dan Kejaksaan Negeri Tais, pada intinya adalah menyatakan penetapan tersangka telah sesuai dengan prosedur perundang-undangan.

Sukimin melalui kuasa hukumnya menyangkal argumentasi Polres Seluma dan Kejaksaan Negeri Tais. Kuasa Hukum Sukimin meyakini bahwa penetapan tersangka Sukimin tidak didasari oleh bukti permulaan yang cukup, penetapan tersangka atas diri Sukimin menurut Kuasa Hukumnya adalah upaya kriminalisasi atas perjuangan petani yang menuntut lahan terlantar Ex PT. Way Sebayur.

Kuasa hukum Sukimin," Muhnur Satyahaprabu. menyatakan bahwa praperadilan ini bermaksud menguji penetapan tersangka Sukimin apakah sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan kaedah-kaedah Hukum yang berlaku. Praperadilan ini juga wujud control kewenangan aparat penegak hukum supaya dalam menjalankan kewenangannya tidak sewenang-wenang dan arogan.

Terpisah dari," Direktur Eksekutif WALHI Daerah Bengkulu Beny Ardiansyah" menyampaikan dalam kasus ini pemerintah tidak mampu menyelesaikan masalah konflik yang terjadi antara masyarakat dengan PT. Sandabi Indah Lestari (SIL). Seharusnya negara hadir untuk menyelesaikan masalah ini dan jangan hanya berpihak kepada perusahaan. Beny," menambahkan aparat penegak Hukum seharusnya hati-hati dalam memproses laporan perusahaan sedangkan laporan masyarakat terakait pengrusakan yang dilakukan oleh perusahaan tidak diproses.

Sementara itu dari ketua Forum Petani Bersatu (FPB) organisasi yang menaungi perjuangan petani," Bapak Osian Pakpahan " menyampaikan kekecewaannya terhadap tindakan aparat hukum Polres Seluma. Tindakan diskriminasi dan perbendaan perlakuan aparat penegak hukum terasa ketika masyarakat melaporkan tindaka pidana yang didua dilakukan oleh perusahaan. Aparat penegak hukum tidak memahami akar konflik antara masyarakat dan PT Sandabi Indah Lestari, konflik dipicu dari tidak transaransinya proses terbitnya HGU sampai pada tata batas dan luasan wiayah PT SIL yang sampai sekarang tidak jelas. Kami meminta pemerintah melakukan evaluasi atas HGU PT. SIL.

Dalam rentan waktu 3 tahun terakhir ada 47 orang petani yang mengalami kriminaliasasi. Kriminaliasi yang terjadi dalam bentuk penahanan oleh aparat kepolisian dengan berbagai tuduhan, mulai dari pencurian, penyerobotan lahan dan sebagainya.

Kasus terakhir adalah penetapan tersangka Sukimin dan Sahrul Iswandi oleh Polres Seluma dengan tuduhan melakukan pencurian kelapa sawit milik PT. Sandabi Indah Lestari. Padahal faktanya adalah Sukimin panen kelapa sawit dilahan milik Sahrul Iswandi, atas dasar suruhan Sahrul Iswandi.

Konflik agararia antara masyarakat 5 desa 1 dusun di Kecamatan Seluma Barat dan Lubuk Sandi dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Sandabi Indah Lestari sudah berlangsung cukup lama yaitu sejak tahun 2011. Berbagai dampak terjadi di masyarakat diantaranya, penyerobotan paksa lahan masyarakat, intimidasi masyarakat oleh pihak perusahaan, pengrusakan tanaman dan lahan perkebunan masyarakat dan kriminalisasi petani.

Atas dasar diatas, masyarakat yang tergabung dalam Forum Petani Bersatu menolak penetapan tersangka Sukimin dan Sahrul.

Dalam upaya Saat ini Walhi Bengkulu dan Forum Petani Bersatu juga melakukan upaya Praperadilan atas penetapan tersangka Sukimin. Upaya ini adalah bukti bahwa perjuangan masyarakat dalam menuntut keadilan tidak bisa dibungkam dengan intimidasi dan kriminalisasi. Tutup, Beny.

 

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.23719 seconds.