Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Di Berau Angin Ribut Menerjang atap Lapangan Golf dan listrik Padam Berita

TANJUNG REDEB 01/07/2015 Swara Komunitas Gema Bersatu – PT PLN Area Berau terpaksa memadamkan kembali aliran listriknya meskipun bulan Ramadhan ini. Pemadaman listrik terjadi Senin (29/6/2015) sejak pukul 18.35 WITA. Selain terjadi akibat tertimpanya kabel listrik oleh pohon tumbang, belakangan diketahui kalau penyebab utamanya justru akibat tertimpa atap lapangan golf Grand Fortune yang rubuh tersapu angin kencang. Lapangan golf yang terletak di bilangan Jalan Murjani II itu diketahui milik salah satu pengusaha ternama Oetomo Lianto.

Pantauan media ini di lokasi kejadian, atap lapangan golf itu terbang memutuskan kabel listrik dan telkom, bahkan merubuhkan tiang listrik dan pohon. Atap pun terpental dan berserakan hingga keseberang jalan, yang kemudian menutup sebagian jalan Murjani II. Hingga pukul 22.26 WITA, PLN tetap berupaya keras menyambungkan kembali aliran listrik yang terputus.

Salah satu petugas Jaringan PLN yang ditemui media ini, Doni mengungkapkan, kalau kejadian atap rubuh milik Grand Fortune itu bukanlah kejadian yang pertama. Tahun 2014 lalu saat bulan Ramadhan juga, kejadian serupa pernah terjadi. “Tahun lalu pemilik lapangan golf sama sekali tidak bertanggungjawab dengan beralasan akibat bencana,” ujarnya.

Dikonfirmasi melalui pesan singkat, Manager PT PLN Area Tanjung Redeb, Mupid Arianto membenarkan apa yang disampikan Doni. Dia mengatakan, saat ini PT PLN sedang membuat surat yang ditujukan kepada pemilik lapangan golf itu.

“Ini rencana kita mau surati karena sudah 2 kali dan merugikan pelanggan PLN. Kami mohon maaf atas ketidaknyamananya. Doakan saja cepat pulih, kami juga sebagai muslim tidak menginginkan gangguan itu,” ucapnya singkat

Ismail M Noor warga Jl Diponegoro I yang ditemui dilokasi kejadian mengatakan, atap Grand Fortune yang rubuh ini selain merugikan pelanggan PLN, juga sangat disayangkan berserakan ditengah jalan.

“Atap ini mengganggu kenyamanan pengguna jalan, namun pihak perusahaan tidak ada satu pun yang bertindak untuk membersihkan jalan,” katanya seraya menghubungi Kepala Satpol PP, Irhamsyah.

Komandan Provos Satpol PP, Muhammad Taher yang ditemui dilokasi mengatakan, pihaknya akan menghubungi pemilik lapangan golf untuk meminta mereka agar segera membersihkan puing-puing atap yang berserakan ditengah jalan.

“Ini membahayakan. Sebab ini seng dan pakunya masih sangat tajam-tajam. Pimpinan kami segera menghubungi pemilik lapangan golf ini,” tutupnya.

Upaya media ini menghubungi pemilik lapangan golf, Oetomo Lianto melalui nomor selularnya tidak membuahkan hasil. Belakangan diketahui yang bersangkutan lagi menjalani operasi di Surabaya.

Pantauan media ini, hujan deras disertai angin kencang, selain banyak merubuhkan pohon, juga merubuhkan pagar rumah, atap rumah bahkan pasar Ramadhan di Masdjid Agung Baitul Hikmah harus porak poranda.(nsb/datu Lacuk)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.08733 seconds.