Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Berau GEMSTONE 2015, kecewa tidak adanya dukungan Pemda. Berita

Tanjung Redeb, 17/06/2015. Berau Gemstone Competition (BGC) 2015 yang diikuti 659 peserta secara resmi telah berakhir 15/06/15 dini hari. Kontes yang dilombakan ada 4 kategori, yakni Chalcedony (kejernihan) yang dimenangkan oleh Hasanudin dengan total nilai 1.060, Lapis Banua (badar perak) yang dimenangkan oleh Budi Girmanto dengan total nilai 910, Pictorial Agate (motif gambar) yang dimenangkan oleh Alfin Noor dengan total nilai 1.305 dan bebas unik yang dimenangkan oleh M. Saerpuji dengan total nilai 1.209. dalam kontes ini dinilai 3 orang juri, yakni 2 orang juri nasional yang berasal dari Gemologist (ahli batu mulia) Martapura Kalimantan Selatan dan 1 orang Gemologist PT Berau Coal.

Dikonfirmasi hal itu, Juri nasional dari Lembaga Pengembangan dan Sertifikasi Batumulia (LPSB) Martapura Kalimantan Selatan, Heru Budi Kurniawan mengatakan, batu akik digolongkan sebagai batu permata, dimana untuk menilai kualitas batu akik melalui parameter 4C, yakni Colour (warna), Clarity (kejernihan), Carat (berat) dan Cutting (pemotongan). Saat ditanya tekait kualitas batu lapis banua sebagai batu khas Kabupaten Berau, Budi menjawab, berdasarkan pengalamannya selaku gemologist, maka batu lapis banua diyakini mampu bersaing di kancah batu permata. Sebab kualitas batu lapis banua memang bagus dan mempunyai tingkatan tersendiri.

“Lapis banua memang unik. Selaku gemologist, belum pernah kami menemukan batu seperti lapis banua, selain di Kabupaten Berau. Jujur saja, awal Februari 2015, saat pertama lapis banua masuk ke laboratorium kami di Martapura, keberadaan lapis banua telah memberikan referensi baru untuk batu permata. Sebab ada batu akik berjenis Chalcedony yang mengandung agate, makedoni, kuarsa (perak) dan kristal perit ya itu hanya lapis banua,” pungkasnya.

Namun yang sangat di sayang kan, Ketua Panitia Berau Gemstone Competition 2015 (Penny Isdhan Tommy,SH) sikap PEMKAB Berau yg sama sekali tidak ada membantu dalam penyelenggaraan BGC 2015, baik itu bantuan dana maupun bantuan dalam penggunaan fasilitas daerah. Pelaksanaan kemarin merupakan murni dari sponsor dalam hal ini pihak swasta. (datu Lacuk)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09308 seconds.