Muda-mudi Swedia Bantu Anak Miskin di Indonesia
Uppsala, Swedia. Salah satu cara yang ditempuh dua pemudi Swedia, Stina dan Lovisa, untuk menggugah perhatian kawan-kawan mereka—anak-anak muda Swedia, khususnya yang tinggal di Uppsala—agar bersedia mengulurkan bantuan bagi anak-anak miskin di beberapa daerah di indonesia, ialah dengan menyelenggarakan acara 'Sore Ngumpul-Bareng dan Ngumpulin Duit untuk Anak Miskin di Indonesia'. Acara ini, selain memamerkan beberapa karya foto Tahir Pakuwibowo dan Janto Marzuki yang bertema 'alam, anak dan kebudayaan daerah di Indonesia', juga menampilkan beberapa tarian kreasi baru bersumber dari tarian tradisional Sunda dan Jawa.
Pembicara lainnya, Hans Odöö, seorang jurnalis dan traveler, menyampaikan hasil pengamatannya selama berkunjung ke Indonesia dan dari berbagai buku tentang Indonesia, khususnya yang ditulis oleh penulis Swedia. Dia menaruh minat khusus pada tarian kecak dari Bali karena dinilainya unik, suatu ansambel musik tanpa alat musik kecuali kemung, selebihnya menggunakan suara orang.
Acara yang berlangsung sejak pukul 16.30 berakhir pada
pukul 18.30. Di luar gedung Grand, tempat acara berlangsung masih terang benderang, walau cuaca mendung menjelang gerimis. Langit bakal gelap di Swedia setelah lewat jam sembilan malam. Kami langsung kembali dari Uppsala ke Stockholm (45 menit dengan kereta listrik dan sekitar 1 jam dengan mobil) diiringi hujan gerimis dan warna-warni pelangi di sisi depan kiri jalan. (AEM)


- n/a
- Liputan Khusus
- dibaca 1518x
- [0] komentar




Lombok Tengah, Suarakomunitas.net - Angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah hingga saat ini masih cukup tinggi yakni mencapai 19,92 persen. Karenanya pemerintah setempat telah melakukan
MATARAM - Untuk mengakselarasikan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pemerintah telah mengembangkan pariwisata didaerah pesisir Lombok.
MATARAM - Bila dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), wilayah kepulauan, hingga saat ini masih cukup rendah, jika dibandingkan dengan pulau-pulau besar di Indonesia.
Bogor, Jawa Barat- Peluncuran Pintu Gerbang Layanan Pesan Singkat (SMS Gateway) untuk kampanye Strategi-strategi Terhadap Munculnya Wabah Flu dalam mendorong terciptanya
MATARAM - Kongres Sunda Kecil dan Maluku (Sukma) yang dilaksanakan sejak tanggal 20-24 Mei mendatang, diharapkan dapat menghasilkan rumusan yang konstruktif sebagai pemecahan masalah
Cianjur (Suara Komunitas) - HAUS adalah salah satu ciri unggas yang sehat yang berarti Halal, Aman, Utuh dan Sehat, seperti yang diungkapkan Yuliana (38) selaku narasumber 



