Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Boikot Musrenbang Hanya Keputusan Pribadi Ketua Forum Kades Kabupaten Berita

PRAYA LOMBOK TENGAH,SK – Forum Kepala Desa (Kades) Kecamatan Pujut, menolak keputusan Forum Kades Kabupaten untuk memboikot Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) pada tahun 2015 ini. Karena keputusan itu dinilai sebagai keputusan Ketua Forum Kades kabupaten semata, yang kemudian diakui sebagai keputusan Forum Kades Kabupaten.


Ketua Forum Kades Kecamatan Pujut, Arifin Tomy,SH menyatakan penolakanya terhadap wacana pemboikotan musrenbang tersebut, karena apa yang ingin dilakukan itu akan merugikan dan mengorbankan masyarakat. “Kalau kita tidak melaksanakan musrenbang, lalu bagaimana pemerintah kabupaten akan mendukung pembangunan didesa. Itu hal yang mustahil untuk dilakukan,”terangya di Pendopo Bupati,Senin (12/01) lalu.

Hingga detik ini tandas Arifin Tomy, Ketua Forum Kades Kabupaten belum pernah sekalipun membicarakan terkait dengan keputusan yang dinilainya hanya mementingkan diri sendiri tersebut. Apalagi hal itu dihembuskan saat tahun 2015 yang semua tahu kalau tahun ini merupakan tahun politik.”Apa yang dilakukan ketua forum kades Kabupaten itu sangat kental dengan nuansa politis. Saya dengar dia mau mencalonkan diri sebagai bupati,”imbuhnya.

Khusus untuk kecamatan pujut lanjut Arifin Tomy, hanya Kades Pengembur Supardi Yusuf yang hadir dalam pertemuan yang digagas sendiri oleh Ketua Forum Kades Kabupaten tersebut. Karena jelas-jelas dari kepala desa sendiri tidak pernah ada aspirasi untuk memboikot musrenbang itu.”Jadi jangan pernah ketua forum kabupaten berani menyampaikan keputusan pribadi kemudian mengatasnamakan forum,”tandasnya.

Apa yang disampaikan Ketua Forum kades kecamatan Pujut tersebut, diamini oleh Kepala Desa Ketare, Lalu Buntara. Ia menyatakan Forum Kades kecamatan lain juga tidak mengakui keputusan tersebut. Hal itu ditandai atas tetapnya dilaksanakan Musrenbangdes diseluruh desa dikecamatan tersebut. “Lihat saja kecamatan Jonggat pasti menolak keputusan itu. Mereka akan musrenbang, karena tidak ada pihak manapun yang akan berani boikot musrenbangdes itu. Kalau seperti ini jadinya, bubarkan saja forum kades kabupaten itu,”ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Kute, Lalu Badarudin, ia berpesan kepada Bupati untuk tidak terlalu khawatir dengan apa yang disampaikan Ketua Forum Kades Kabupaten itu, karena jelas hal itu bukan keputusan dan aspirasi kepala desa sekabupaten Lombok Tengah seperti yang dikalaim selama ini.”Karena sudah jelas, dari 16 desa di Pujut saja, hanya satu kades yang hadir. Jadi hanya beberapa orang kades yang hadir dan itupun karena mereka tidak tahu pasti maksud dan tujuan pertemuan yang dilakukan disalah satu lesehan di praya beberapa waktu lalu. Siapa yang tidak ingin makan enak dan gratis, hanya itu ruh pertemuan itu,”tegasnya.(ding)
 

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.1622 seconds.