Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Tanjung Redeb Berau banjir lagi Berita

Suara Komunitas Gema Bersatu, Kabupaten Berau Buruknya sistem drainase Kota Tanjung Redeb Kabupaten Berau membuat sejumlah titik mengalami banjir seperti, Jalan Strat Bundar, jalan Pemuda hingga di jalan Manggis, langsat, Jln Dr Murjani 2 dan sekitarnya dan seperti anak sungai saat hujan deras turun mengguyur hanya beberapa jam. Pada hari ini sabtu 03/01/15 12:00 hingga pukul 15:00 wite.

Kontan saja, pengendara roda dua menggerutu saat lewat. Malah ada sepeda motor yang tiba-tiba mogok saat melintasi genangan air tersebut. Selain itu, rumah-rumah penduduk di beberapa kawasan kerendahan juga direndam air.

Buruknya sistem drainase yang sudah menjadi �penyakit� menahun tersebut merisaukan banyak pihak. Termasuk tokoh masyarakat ber inisil SA yang kami tanyakan perihal sering nya banjir bila curah hujan teramat tinggi, padahal tahun ini 2014 DPU Berau menurun kan proyek Drainase hingga puluhan milyar rupiah. terbukti dengan banjir dimana-mana. Beliau mengatakan, “ Ternyata masih pintar orang Belanda saat menduduki Kota Tanjung Redeb, saat masyarakat Berau yang hanya berpenghuni belum ribuan, Belanda sudah membuat Kanal yang berada di ujung Jalan Kapten Tendean hingga keluar di parit gang Karya keluar menuju ke sungai Kelay, juga yang berada di Jalan Pangeran Antasari, sungai besar yang membujur dari tepi pelabuhan hingga di strat bundar yang sekarng menjadi kecil tidak sesuai dengan debit air yang keluar.” Jadi kita bisa menilai bahwa pekerjaan Drainase yang menelan biaya besar oleh DPU Berau hanya asal asalan saja. Masih pintar penjajah dari Belanda yang sudah merencanakan perkembangan kota hingan puluhan tahun yang akan datang.(d@tu lacuk)
 

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09167 seconds.