Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Kemenag di Abdya Dukung Advokasi Kolaborasi Sidang Isbat Nikah Berita

Blangpidie (SK) – Menindaklajuti diskusi yang pernah diadakan oleh Suara Komunitas Wilayah Aceh bersama Caleg DPRK Terpilih 2014 pada April 2014 lalu, maka suara komunitas melanjutkan kegiatan dengan mengangkat isu untuk advokasi sidang isbat nikah. Pada selasa (16/9) lalu tim dari Combine Resource Institution (CRI) melakukan assessment terhadap Kementrian Agama di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) untuk awal informasi terkait isbat nikah.

Dalam hal ini orang yang dimintai keterangan terkait advokasi isbat nikah yang selama ini dilakukan oleh Pekka yakni Bapak M. Slamet dari Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam. Bapak Slamet menyambut baik kedatangan pegiat dari media komunitas yang ingin mendokumentasikan proses advokasi isbat nikah.

“Selama ini memang Pekka selalu aktif melakukan berbagai kegiatan untuk mendorong Pemerintah, terlebih dalam advokasi isbat nikah. Beberapa waktu lalu juga Pekka pernah melakukan diskusi bareng kita di kantor Bupati” Ujar M. Slamet.

Beliau juga berharap Pekka yang saat ini berkolaborasi dengan media komunitas, suara komunitas, dan organisasi lain bisa benar-benar mendorong Pemerintah Kabupaten Abdya untuk mengalokasikan dana guna mengatasi  persoalan dokumen resmi pencatatan pernikahan. Sehingga semua pasangan suami istri yang ada di Abdya memiliki buku nikah.

Sebagaimana diinformasikan sebelumnya bahwa banyak sekali pasangan suami-istri di Abdya yang tidak memiliki buku nikah dengan berbagai alasan. Yang paling dominan adalah karena menikah pada masa konflik di Aceh. Setelah dilakukan sosialisasi diperoleh data awal bahwa ada sekira 518 pasangan yang mendaftar untuk isbat nikah, tapi karena keterbatasan biaya, maka hanya 21 pasangan yang disidangkan dengan dana swadaya sebesar Rp. 300.000/pasang melalui sidang 'jemput bola' yang dilakukan oleh Mahkamah Syari'ah Tapak Tuan di Kecamatan Susoh, Abdya pada bulan Mei 2014. (Silvia)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.08793 seconds.