Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Filososi Ketupat Pendapat

Tulungagung (Suara Komunitas) 1. Kupat atau ketupat adalah kuliner berbahan dasar beras yg dimasukkan ke dalam daun janur/kelapa yang sudah dianyam. Beras atau makanan dianggap sebagai simbol nafsu dunia yang akan menghambat hamba dalam beribadah.
Luqman alhakim berwasiat pada putranya:
يا بني‌: إذا ملئت المعدة نامت الفكرة وخرست الحكمة وقعدت الأعضاء عن العبادة

Sedangkan janur memiliki fungsi menjaga beras agar tidak keluar dari anyaman.  Filosofi kupat bermakna upaya seorang muslim membentengi, mengekang dan menundukkan nafsu keduniaan selama bulan Ramadlan.
الصيام جنة، فإذا كان يوم صوم أحدكم فلا يرفث ولا يصخب، فإن سابه أحد أو قاتله فليقل إني صائم، إني صائم.

Hal ini dilakukan semata untuk meraih maqom hamba yang bertaqwa, sebagaiman motiv puasa Ramadlan.
يآ أيها الذين آمنوا كتب عليكم الصيام كما كتب على الذين من قبلكم لعلكم تتقون....

2. Bentuk kupat identik dengan segi empat dengan hiasan kuncir di salah satu ujungnya. Segi empat melambangkan empat arah mata angin, dan kuncir di salah satu sudutnya adalah sebagai satu-satunya arah utama, poros. Filosofinya, ke mana pun seorang pergi, di manapun dia tinggal, maka akan tetap kembali pada dzat yang agung, Allah SWT. إنا لله وإنا إليه راجعون .....

Dan ke arah manapun menghadap maka akan mengarah kepada satu dzat yaitu Alloh Ta'ala. فأينما تولوا فثم وجه الله... Begitu juga apapun yang dia miliki dan ia perbuat harus diorientasikan pada satu tujuan, ridlo Alloh. قل إن صلاتي ونسكي ومحياي ومماتي لله رب العالمين....

3. Keunikan anyaman kupat dengan janur yang saling menyelip dan menjepit dianggap sebagai gambaran prilaku kehidupan manusia yg labil, ora jejeg lan ajeg (tdk istiqomah dan mudawamah). Semua dikerjakan silih berganti, serabutan, campur aduk antara pahala dan dosa, taat dan maksiat, benar dan salah, syukur dan kufur, iman dan syirik, sabar dan ngersulo, ikhlas dan riya'.

Setelah menjalani pengkaderan dalam "Daurah Ramadlaniyyah", seorang muslim akan lulus dengan prediket suci nan fitri tanpa dosa layaknya bayi yg baru dilahirkan.  قال النبي صلى الله عليه وسلم: إن الله فرض صيام شر رمضان وسننت لكم قيامه فمن صامه وقامه إيمانا واحتسابا خرج من ذنوبه كيوم ولدته أمه. Kesucian itu dilambangkan dengan warna isi kupat yang putih. Oleh karenanya, isi kupat selalu beras putih, dan mungkin blm pernah dijumpai kupat berisi beras merah, apalagi nasi jagung.  Wallahu a'lam bis showab ... Semoga bermanfaat. (Abu Achmad, Tuti Al Azhaar FM)

Sugeng Riyadin "Kupatan"
Sego kupat, lodeh santen
Kulo lepat, nyuwun ngapunten ...
(Pantun Jawa)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09104 seconds.