Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Berkujung Ke Makam K.H.SYAM'UN Pengalaman

Cinangka - Serang Banten (Suara Komunitas) Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai perjuangan para pahlawanya,K.H. Syamun adalah salah satu pahlawan yang menentang kolonial belanda, K.H.Syamun di lahirkan pada tanggal 05 april 1894 oleh seorang ibu yang bernama Hj.Hajar dan ayahnya yang bernama H.Alwiyan yg bertempat di Lampung beji desa Bojonegara kecamatan Bojonegara Serang Banten.

Pada tahun 1901-1904 Beliau memasuki pesantren Kamasan di bawah asuhan KH.Jasim di kampung Kamasan,desa Kamasan kecamatan Cinangka kebupaten Banten. Pada tahun 1905-1910 beliau melanjutkan studi ke mekah dan pada tahun 1910-1915 sepulangnya dari mekah beliau membina dan memimpin pesantren AL.Khairiyah Citangkil kemudian di tingkatkan menjadi madrasah yg hingga saat ini masih ada dan masih berjalan sekarang terkenal dengan nama Al.Khairiyah.
Pada tahun 1943-1948 beliau menjadi tentara pembela tanah air (PETA),di serang pada saat penjajahan tentara jepang. Pada tahun 1945-1948 beliau di angkat menjadi panglima divisi Banten,dengan pangkat kolonel dan merangkap menjadi bupati kabupaten serang,sebelum wafat,beliau sempat berpesan kepada muridnya agar di kubur dekat dengan gurunya K.H Jasim di kampung Kamasan.

Dalam catatan sejarah beliau adalah bupati pertama di Banten dan sampai sekarang makamnya yang bertempat di kampung Kamasan masih terawat dengan rapih dan di urus oleh salah seorang warga yang bernama Sam'ani (35). Dalam satu tahun sekali tepatnya bulan oktober,jajaran pemerintahan kabupaten Serang dan Dewan Perwakilan Rakyat daerah atau DPRD senantiasa berkunjung dalam rangka berziarah sekaligus memperingati hari jadi kabupaten Serang tidak hanya itu dari masyrakat setempat dan dari luar pun sering melakukan ziarah ke makam tersebut. Terkadang dari kalangan pelajar dan mahasiswa juga pada berkunjung ke makam pahlawan K.H.Syam'un dengan tujuan untuk mengenang jasa-jasa nya,juga melakukan riset. Biasanya satu bulan sebelum acara kunjungan jajaran pemerintah daerah kabupaten serang datang akses jalan dari Sirih menuju makam tersebut di renovasi atau tambal sulam.

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.11158 seconds.