Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Korban Banjir Dilarang Minta Sumbangan di Jalan Berita

Manado, SuaraKomunitas.Net – Walikota Manado Vicky Lumentut melarang warga kotanya untuk meminta-minta sumbangan di jalanan utama. Hal ini supaya tidak terjadi kemacetan yang akan memperlambat waktu tempuh pengguna jalan mengingat beberapa jalan alternatif lainnya masih penuh sampah dan lumpur serta untuk sementara ada yang ditutup, “Ini perlu disampaikan agar tidak mengganggu kepentingan banyak orang,” jelas Lumentut.

Menurutnya, hasil meminta-minta sumbangan di jalanan ini bisa saja disalahgunakan, “Kalau mereka meminta sumbangan di jalan bisa saja dipakai untuk kepentingan diri sendiri,” tutur Walikota.

Penyampaian walikota diatas mendapat tanggapan berbeda dari seorang warga yang ditemui sedang memegang dus sumbangan di pinggir jalan dekat Rumah Sakit Bunda, “Siapa yang akan memberi kami uang? Apakah pemerintah sanggup memberikan kami uang? Kami tidak lagi punya apa-apa, semua habis dibawa banjir,” kata Mariska, warga Dendengan Dalam, Tikala, beralasan.

Paska terjadinya banjir bandang di Manado, Sulawesi Utara, banyak warga turun ke jalan meminta-minta sumbangan, dari anak usia sekolah dasar hingga yang berusia lanjut. Mereka umumnya menggunakan jalan protokol untuk meraup sumbangan. Cara mereka hanya memegang dus berbentuk kotak segi empat, namun tanpa ada paksaan.

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.08988 seconds.