Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Bencana di Sulut, Sembilan Radio Komunitas Rusak Berita

Manado, SuaraKomunitas.Net – Hujan deras dan angin kencang yang melanda Sulawesi Utara (Sulut) telah mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah Kota dan Kabupaten, sejak Rabu (15/1/2014). Selain sempat menghentikan nadi perekonomian di jantung kota Manado, terjangan cuaca buruk itu telah merusak sedikitnya tujuh stasiun penyiaran radio komunitas (rakom) di Sulut.

Kesembilan Rakom yang rusak masing-masing Gelora Mantehage FM dan Sakura FM di Minahasa Utara, PIBI FM dan MCB FM di Minahasa, Noostra FM dan Swara Amoerang FM di Minahasa Selatan serta Vox Edukasi FM, Suara Nurani FM dan Rakisa FM di Kota Manado. Kerusakan yang dialami tiap radio komunitas tersebut berbeda-beda, namun umumnya ada pada antena pemancar yang roboh dan patah.

Rakom Vox FM bahkan harus menanggung kerugian besar karena seluruh perangkatnya terendam banjir, studio penyiaran radio ini tertutup air setinggi empat meter, sebagiannya lagi hanyut terbawa arus. Sedangkan laporan dari pengelola rakom PIBI FM, Frilly Giroth, kerusakan yang dialami adalah antena dan CPU. Dari pulau Mantehage, rakom Gelora Mantehage FM juga peralatannya kemasukan air. Sementara itu peralatan baru rakom Sakura FM kini tak bisa digunakan lagi.

Ketua Jaringan Radio Komunitas Sulawesi Utara (JRK SULUT), Marcos Dipan mengatakan sejauh ini tinggal dua rakom yang aktif bersiaran, masing-masing rakom Mentari FM di Likupang dan Miracle FM di Pineleng. Satu rakom lainnya di Kepulauan Sangir belum ada kabar. Total jumlah kerugian seluruh rakom belum dapat ditaksir.

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.21821 seconds.