Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Kabupaten Mamuju, Dipertanyakan. Berita

Mamuju-Pelayanan kesehatan yang menjadi kebutuhan masyarakat, kembali menjadi perbincangan. Pasalnya, pemberian pelayanan yang maksimal kepada pasien seolah dipertanyakan.

Adalah Hardian, pasien yang pernah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kab. Mamuju, mengaku tidak mendapatkan pelayanan yang baik. Dalam hal ini, ia menyayangkan sikap perawat yang seolah menyampingkan kebutuhan pasien. Tak hanya itu, pasien yang sempat dirawat beberapa pekan lalu ini, mengaku pernah membutuhkan pelayanan dokter pada pagi hari, namun tidak ada dokter pada saat itu.

“Kemarin saya kecewa dengan pelayanan disana, karena saat dokternya dibutuhkan pagi, malah datang siang, pernah juga saya membutuhkan pelayanan segera karena sakit ku sudah nyeri sekali, tapi malah tidak ditangani dan disuruh menunggu dokternya datang” ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga menyayangkan kinerja petugas kesehatan yang menurutnya kurang memperhatikan jumlah obat di apotek mereka. Bukannya memberi obat, lanjut Hardian, malah menyuruh keluarga pasien untuk membeli obat diluar dari rumah sakit.

Ketika dikonfirmasi, petugas kesehatan di Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUD Kab. Mamuju, Tono, Amd. Kep. menyangkal hal tersebut. Menurutnya, dokter selalu standby di ruang IRD. Sedangkan terkait ketidakpedulian perawat terhadap pasien, sebagai petugas dirinya mengaku telah melaksanakan tugasnya dengan maksimal.

“Kami disini selalu melayani pasien dengan baik. Kalau ada yang merasa tidak diperhatikan, itu karena kami juga harus memperhatikan pasien yang lain, karena jumlah pasien yang banyak” senggahnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (5/12/13).

Lebih lanjut Tono menyebutkan, selama ini dirinya hanya bertugas lima orang per shift, sedangkan jumlah pasien kadang mencapai 10 sampai 15 orang. Sehubungan dengan ketersediaan obat di apotek, dirinya tak ingin berkomentar banyak. Menurutnya, bukan wewenangnya untuk menjelaskan hal tersebut.
 

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09101 seconds.