Perubahan Iklim dan Global Warming
Indonesia merupakan kawasan yang memiliki dua musim, yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Setiap musim memiliki jangka waktu yang berbeda, enam bulan dalam setahun musim kemarau, dan sisanya musim penghujan.
Namun, saat ini perubahan iklim membuat masa ke dua musim tersebut berubah menjadi ekstrem. Musim penghujan di sebuah kawasan dapat lebih panjang ketimbang di kawasan lain. Di beberapa wilayah di Indonesia mengalami kemarau panjang dan di beberapa wilayah di Indonesia mengalami banjir dalam waktu yang bersamaan.
Perubahan cuaca juga berlangsung ekstrem pada setiap harinya. Panas terik dan menyengat yang terjadi pada pagi dan siang hari dapat berubah serta merta menjadi hujan lebat disertai petir pada sore harinya dan di malam harinya suhu udara menjadi panas. Perubahan cuaca sebagai dampak perubahan iklim sangat terlihat dari hujan yang turun. Curah hujan yang tinggi dan berlangsung dalam waktu yang lama menyebabkan terjadinya banjir di banyak kawasan dan terkadang disertai longsor.
Kondisi ini merupakan efek dari pemanasan global atau yang lebih sering disebut sebagai Global Warming. Naiknya suhu permukaan bumi menyebabkan tekanan angin dan kondisi awan berubah total sehingga menyebakan berubahnya cuaca tanpa mengikuti siklus musim yang ada. Perubahan cuaca tersebut sangat terasa di kawasan beriklim tropis seperti Indonesia.
Penggunaan zat kimia CFC, penumpukan karbon dari sampah anorganik, polusi udara dari asap kendaraan bermotor menjadi penyebab utama global warming. Lepasnya gas CO2, CO3 dan CFC dari aktivitas manusia ke udara menyebabkan naiknya suhu permukaan bumi. Selain itu, rusaknya hutan dan minimnya ruang terbuka hijau menyebabkan buruknya proses penyerapan gas-gas tersebut untuk diurai menjadi O2.
Tampaknya, perubahan iklim tidak semata-mata hanya dimaknai sebagai “cobaan” dari Tuhan. Dampak global warming yang menyebabkan perubahan iklim saat ini lebih banyak disebabkan oleh aktivitas manusia yang tidak ramah lingkungan. (Azis)
- Suara Kota 107,7 FM
- Pendapat
- dibaca 2101x
- [0] komentar




KLU, Suarakomunitas.net - Kerusakan jalan penghubung beberapa dusun di Desa Akar-Akar Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara (KLU) belum juga diperbaiki. Salah satu dusun yang jalannya
KLU, Suarakomunitas.net - Dari jauh tampak bangunan ini tidak terawat. Karena disamping atap bangunannya terbuat dari terpal robek, bertiang bambu lapuk dengan pagar bedeg, juga lantai
Manado, SK - Pengembangan Bio Gas sebagai sumber energy alternatif masyarakat menjadi cikal bakal
Medan (Suara Komunitas.Net)- Warga Kecamatan Medan Perjuangan meminta lokasi langganan banjir di kawasan Jalan Pahlawan, Jalan Pelita II dan Jalan Letda Sujono Medan diatasi sesegera mungkin agar masyarakat
Medan (Suara Komunitas.Net)-Anggota DPRD Sumut, Brilian Moktar, SE,MM saat melakukan reses Sabtu (2/6) di lokasi posko Warga Jalan Ngumban Surbakti memuji semangat juang 33 warga Jalan Ngumban Surbakti
Medan (Suara Komunitas.Net)-Minat masyarakat mengkosumsi kuliner semakin meningkat. Ini ditandai munculnya berbagai usaha kuliner di berbagai pusat perbelanjaan di Indonesia, terutama Medan. Suasana
Medan (Suara Komunitas.Net) Puluhan pesepeda dikomandoi lembaga Pusaka Indonesia, AJI Medan dan Forum Sadar, Minggu pagi (3/6) memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia dengan berkeliling kota Medan 



