Abadikan Pengetahuan Lewat Lirik Lagu
Radio Kiambang FM di Kecamatan 6x11 Enam Lingkung, Padang Pariaman punya cara untuk mengabadikan pengetahuan warganya. Mereka membuat lirik-lirik lagu berbahasa Minang yang berisikan pengalaman, gagasan, dan harapan warga. Lirik-lirik lagu tersebut selanjutnya dipadukan dengan musik dan tari sehingga disukai oleh seluruh kalangan.
Ide menulis lirik dipelopori oleh Hendri Iksan, Direktur Radio Kiambang FM. Hendri dikenal sebagai fasilitator di pelbagai pelatihan-pelatihan masyarakat sipil. Inspirasi lirik bisa muncul, baik dari pengamatan langsung, diskusi, maupun anak kecil.
"Orang minang kan menyukai seni. Apapun yang disampaikan lewat seni biasanya warga menyukainya," ujar Hendri.
Sekarang Hendri tengah menulis buku kisah yang berisi teknik penanganan bencana, terutama gempa bumi. Kisah ini berawal dari cerita-cerita yang disampaikan anak-anak peserta kegiatan trauma healing yang diselenggarakan radio. Hendri berharap setelah buku selesai bisa menjadi senjata warga untuk siaga bencana.
- Kiambang FM
- Berita
- dibaca 1206x
- [0] komentar




Lombok Tengah, Suarakomunitas.net - Angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah hingga saat ini masih cukup tinggi yakni mencapai 19,92 persen. Karenanya pemerintah setempat telah melakukan
MATARAM - Untuk mengakselarasikan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pemerintah telah mengembangkan pariwisata didaerah pesisir Lombok.
MATARAM - Bila dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), wilayah kepulauan, hingga saat ini masih cukup rendah, jika dibandingkan dengan pulau-pulau besar di Indonesia.
Bogor, Jawa Barat- Peluncuran Pintu Gerbang Layanan Pesan Singkat (SMS Gateway) untuk kampanye Strategi-strategi Terhadap Munculnya Wabah Flu dalam mendorong terciptanya
MATARAM - Kongres Sunda Kecil dan Maluku (Sukma) yang dilaksanakan sejak tanggal 20-24 Mei mendatang, diharapkan dapat menghasilkan rumusan yang konstruktif sebagai pemecahan masalah
Cianjur (Suara Komunitas) - HAUS adalah salah satu ciri unggas yang sehat yang berarti Halal, Aman, Utuh dan Sehat, seperti yang diungkapkan Yuliana (38) selaku narasumber 



