PAUD Membangkitkan Kreatifitas Anak
Anyar-Lombok Utara: Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), ternyata mampu membangkitkan kreatifitas anak untuk belajar menulis dan menggambar.
Hal inilah yang dilakukan oleh para guru PAUD Suria Citra Angkasa Dusun Lendang Mamben Desa Anyar Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. PAUD yang berdiri sejak tujuh tahun lalu ini, mengajar anak usia antar 2 sampai 3 tahun dan masuk lima hari dalam seminggu.
”Keberadaan PAUD ini sangat membantu dan bermamfaat khususnya bagi ibu-ibu rumah tangga, karena dapat membantu ibu-ibu rumah tangga dalam mengasuh dan mendidik anaknya. Karena mendidik anak pada usia dini ini tentu membutuhkan kasih sayang. Jadi PAUD ini bisa diibaratkan sebagai tempat penitipan anak bagi ibu-ibu rumah tangga yang sibuk setiap pagi”, ungkap Masturi Kepala Dusun Lendang Mamben pada Suara Komunitas, (10/3) ketika ditemui di Desa Anyar, kemarin.
Menurut Masturi, PAUD ini pernah mendapat bantuan dari SCTV, dan sekarang mendidik sekitar 45 orang anak dengan 4 orang tenaga pengajar. Dan tenaga pengajarnya diambilkan dari kader-kader Posyandu yang ada di Dusun Lendang Mamben.
”Kami memamfaatkan kader-kader Posyandu untuk mengajar menulis dan menggambar. Dan mereka masuk mulai dari jam 07.30-10.00 pagi”, tambahnya.
Dan setelah anak yang dididiknya di PAUD ini berusia empat tahun, siswanya akan dipindahkan ke tingkat Taman Kanak-Kanak. ”Yang jelas keberadaan PAUD ini sangat didukung oleh masyarakat, tinggal sekarang kita menunggu perhatian pemerintah KLU, terutama menyangkut kesejahteraan pada gurunya”, pungkas Masturi. (M.Syairi)
- Primadona FM
- Pendapat
- dibaca 1347x
- [0] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


