Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Tanaman Perkebunan Tidak Produktif, Masyarakat Mengembangkan Peternakan Sapi Berita

 WAWONII (SK) - Masyarakat Pulau Wawonii sejak dahulu di kenal sebagai masyarakat yang mengandalkan sektor pertanian dan perkebunan sebagai tumpuan utama kehidupan mereka. Hal ini diuktikan dengan peoduksi komuditi perkebunan yang cukup besar dari daerah ini. Salah satu contohnya adalah Kopra, Pulau Wawonii menjadi penghasil terbesar produksi kopra di Sulawesi Tenggara.

Dari tahun ketahun keberadaan sektor pertanian dan perkebunan di pulau ini membuat resah masyarakatnya. Mengapa tidak produktifitas perkebunan daerah ini semakin hari semakin mengkhawatirkan. Jambu Mete misalnya, sudah beberapa tahun ini apa bila tiba musimnya terkadang tidak berbuah, adapun kalau  berbuah, hasilnya tidak memuaskan masyarakat. selain buahnya yang sedikit, buah yang di hasilkan pun diserang penyakit (hitam), shingga harga pasaranya pun turun.

Melihat kondisi ini beberapa masyarakat lebih memilih megembangka usaha peternakan sapi sebagai usaha sampingan mereka. Hal ini di lakukan oleh beberapa masyarakat di Desa Noko Kecamatan Wawonii Timur Laut, Kabupaten Konawe Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tenggara. 

Muh. Jafar menuturkan, "Saat ini kami lebih memilih memelihara sapi sebagai usaha sampingan sambil kami mengurus kebum kami. Karena kelau mengharap dari hasil kebum tidak jelas, karena kondisi cuaca saat ini yang tidak menentu. Memelihara sapi di sini sangat cocok, karena tersedia bayak rumput untuk kebutuhan makanan sapi." Tuturnya

Kegiatan masyarakat dalam beternak sapi dilakukan masih bersifat individu dan hanya dilakukan oleh masyarakat yang memiliki dana untuk membeli bibit sapi. Pola beternak mereka pun masih sifanya tradisional, karena mereka tidak punya pengetahuan banyak dalam neternak sapi. (Ihsan/Suara Wawonii)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09138 seconds.