A | A
628529745XXXX : genta news hari dusun cot seumantok kecamatan babahrot abdya diresmikan menjadi desa persiapan     628136036XXXX : seorg warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : info gempa mag 5 0 sr 11 01 2012 04 00 53 wib lok 2 39 lu 93 18 bt 325 km baratdaya kab simeulue kedlmn 59 km bmkg     62812694XXXX : hari ini aceh peringati 7 tahun tsunami aceh tgl 26 des 2011 di seluruh nad dan menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga hari gisafm     62812694XXXX : hari ini aceh peringati 7 tahun tsunami aceh tgl 26 des 2011 di seluruh provinsi aceh dan menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga ha     62812694XXXX : komplek perumahan korem lilawangsa tepatnya dibelakang rumah sakit kesrem lg terbakar dan hampir menghanguskan empat rumah gisafm lhokseumawe     628191776XXXX : news ratusan aktivis dan lsm yg trgbng dlm aliansi rkyt menggugat memnta gbrnr ntb membrhntikn bupati dan wabup lombok tengah krn plntknnya dinilai cct hkm     628191776XXXX : news nasip petani tembakau di pulau lombok terancam krn mndpt tntangan phk asing yg mengkampanyekan anti rokok intrnasional dn krng diprhtikn pemda stmpt     
10 Feb 2010

Lahan Gambut di Kalimantan Tengah (EKs PLG 1 Hektar)

Pewarta Warga_Wardoyo Kamang - n/a

Jika laju kerusakannya seperti sekarang dalam 20-30 tahun lagi lahan gambut di Kalimantan Tengah akan punah. Pada saat itu, tak bakal ada lagi beje/kolam yang ditemui, tak ada lagi rotan yang bisa diambil. Tak ada pohon yang bisa ditebang. Tak ada lagi air yang bisa dialirkan. Keadaan inikah yang kita inginkan....

Di kalimantan Tengah luas lahan gambut lebih dai 3 juta hektar. Dalam 30 tahun terakhir, mengalami kerusakan yang amat parah, akibat kerusakan tersebut, lahan gambut menjadi semakin mudah dan laju kecepatan yang berlipat. Ini terkait dengan ciri khas dari lahan gambut itu sendiri.
 
Lahan gambut adalah lahan rawa yang terdiri dari tanah yang terbentuk dari hasil pelapukan yang sempurna seperti dedaunan, ranting kayu, atau semak sudah tergenang dalam air dalam jangka waktu ribuan tahun.
 
Berdasarkan ketebalanya lahan gambut dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu lahan gambut dangkal (0,5 m - 1 m), lahan gambut sedang (1 m - 2 m), lahan gambut dalam (2 m - 4 m) dan lahan gambut sangat dalam (lebih dari 4 m). Jika ketebalannya kurang dari 0,5 m disebut lahan bergambut. Meskipun tidak sekaya hutan hujan tropis, lahan gambut ditumbuhi berbagai jenis tetumbuhan muali dari jenis lumut, semak hingga pepohonan besar yang membentuk ekosistem hutan rawa gambut. Pada huatn rawa gambut tersebut hidup berbagi jenis satwa yang mampu beradaptasi dengan kekhasan ekosistem hutan rawa gambut.
 
Lahan gambut di Kalimantan Tengah mengalami kerusakan akibat berbagai kegiatan manusia, seperti pembuatan saluran untuk mengalirkan kayu hasil tebangan, hal tersebut menyebabkan air akan kelaur dari lahan gambut, dan kemudian lahan gambut menjadi kering dan rentan terhadap kebakaran.
 
Pengeringan dan kebakaran menyebabkan lingkungan lahan gambut berubah secara drastis. Sebagai akibatnya, tidak saja kemampuan memulihkan diri menjadi melemah tapi juga kemampuannya meyerap air menjadi berkurang. Akibatnya kayu, dahan atau semak yang belum sepenuhnya terurai berubah sifat menyerupai arang, mudah terbakar.
 
Lahan gambut terbakar sangat sulit di padamkan sebab selain di atas permukaan api juga menjalar di bawah permukaan. Jika kebakaran di atas permukaan lebih mudah diketahui, kebakaran di bawah permukaan berlangsung secara perlahan-lahan (tidak tergantung angin) polanya tidak menentu dan sulit dideteksi karena yang tampak di permukaan hanyalah asap putih saja.

Kebakaran yang terjadi di bawah permukaan juga merusak sistem perakaran pohon. Akibatnya pohon-pohon itu akan menjadi tidak stabil sehingga mudah tumbang atau mati ini akan menjadi bahan bakar yang potensial bagi kebakaran yang berikutnya. Kebakaran di lahan gambut umumnya terjadi pada musim kemarau, pada saat itu air yang dibutuhkan untuk pemadaman sering tidak tersedia. Padahal untuk setiap meter kuadrat lahan yang terbakar dibutuhkan air antara 800 - 900 liter. Kebakaran terjadi di daerah yang sulit terjangkau akibatnya pemadaman mesti dilakukan dari udara melalui penyemprotan atau pembuatan hujan buatan.
 
Beberapa Metode pemadaman juga membutuhkan kanal baru untuk menjangkau areal yang terbakar. Kadang-kadang air asin juga di pompakan untuk memadamkan kebakaran. Kedua metode ini mengakibatkan kondisi dan mutu lahan gambut menjadi semakin hancur.
 
Jangan salah, kebakaran bukanlah penyebab utama rusaknya lahan gambut. Kebakaran hanyalah memicu kerusakan lebih lanjut saja. Penyebab utamanya adalah terjadinya proses pengeringan lahan gambut secara sengaja untuk berbagai keperluan. Karena itu pemulihan lahan gambut terpenting adalah dengan mengembalikan kondisi alamiahnya, yaitu selalu tergenang air. Untuk itu langkah utamanya adalah melakukan penutupan saluran air dan parit.
 
Langkah Upaya:
1) Penanaman kembali tumbuhan-tumbuhan asli yang sesuai  
2) Menghindarkan pembukaan lahan melalui cara pembakaran
3) Penyiapan regu pemadaman kebakaran yang berasal dari unsur masyarakat yang di kawasan gambut
4) Pembuatan sekat bakar untuk melokalisir pembakaran
5) Penyedian teknologi diteksi dini kebakaran
6) Pengembangan pertanian atau perikanan yang berkelanjutan sekaligus ramah lingkungan di areal lahan gambut dangkal
7) Larangan pengalih fungsian lahan gambut menjadi perkebunan sawit dan perkebunan lainya yang akan merusak ekosistem gambut.
 
MELESTARIKAN Lahan Gambut di BUMI Tambun Bungai.....

  • Google Bookmarks
  • Digg
  • del.icio.us
  • MySpace
  • Technorati
  • TwitThis
Formulir Komentar




Komentar

Kode Keamanan*

CAPTCHA Image

Wajib di isi [may not leaved blank]
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Suara Komunitas. Pengelola berhak mengubah/menghapus kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Tulisan Terkait

Analisis

Selamat atas www.rumahalir.or.id

Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma). Peluncuran website Talasukma dilakukan langsung oleh Anggota Komite Transparansi

5 KONTEN TERBARU

22:32
Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan Berita > Nusa Tenggara Barat > Gita Swara FM
18:25
Sukabumi, komunitas LA-LI. Koordinator program SAFE (Strategi Again Flu Emergency) memeriksa Berita > Jawa Barat > Zeka Kamil
14:15
IV Koto Aur Malintang - Dalam rangka memeriahkan pelantikan wali nagari III koto Aur malintang yang ibu nagari Batu Basa mengelar Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) antar nagari di kecamatan Berita > Sumatera Barat > Suandri FM
13:34
IV Berita > Sumatera Barat > Suandri FM
13:07
IV koto Aur Malintang - Pembangunan Sekolah menengah kejuruan (SMK) IV koto Aur malintang dalam waktu dekat ini segera terealisasi, hal ini terwujud dari para perantau asal Nagari III Berita > Sumatera Barat > Suandri FM
12:43
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang Pendapat > Sumatera Barat > JRK SB
12:42
Sukabumi, Komunitas Pasar Parungkuda Kondisi pasar Parungkuda semakin hari semakin kotor dan kumuh, hal ini semakin terasa parah ketika hujan turun. Lokasi pasar menjadi becek dan berlumpur. Berita > Jawa Barat > Bayu Permana
12:20
SUKABUMI (*IPS*) – SEBANYAK 18.000 liter air bersih yang dikonsumsi Jakarta per detik diperkirakan meningkat 26,000 liter pada 2015. Solusinya? Sebuah jalan tol sepanjang 54 kilometer Berita > Koresponden > Koresponden
10:36
 Lombok Utara (suarakomunitas)-Tanjung, sebanyak 24 atlet Taekwondo KLU yang mengikuti Kejurda YUTI Cup I 2012, yang diselengarakan di Gelanggang Olah Raga(GOR) Bakhti Berita > Nusa Tenggara Barat > Gita Swara FM
10:14
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi Berita > Nusa Tenggara Barat > Primadona FM

10 Komentar Terbaru

Script timer: 0.387939 seconds.