Kelola Potensi Lokal Lewat Kabar Nagari
Ciri khas dari Radio Komunitas Pelita Jaya (RPJ) adalah program siaran berita. Program ini disiarkan tiap hari pukul 19.00 dengan nama Kabar Nagari. Berita dihasilkan dari kegiatan peliputan. Lewat Kabar Nagari pelbagai peristiwa-peristiwa yang terjadi di Padang Sago disebarluaskan. Kabar Nagari juga membangkitkan motivasi belajar para kru radio untuk menggali potensi yang ada di daerahnya.
Demikian dikatakan Ferry Ayundy (20), warga Nagari Durian Siambai, Kecamatan Padang Sago, salah satu pegiat RPJ. Menurutnya, tantangan yang ia rasakan saat peliputan adalah berhubungan dengan narasumber. Ada narasumber yang mudah diwawancari, sebaliknya ada juga narasumber yang pelit berbicara.
"Saat peliputan ada narasumber yang mengaku sibuk. Namun, aku tidak patah arang, kutunggu hingga narasumber mau diwawancarai," ujarnya.
Untuk menjaga mutu berita, RPJ menerapkan prinsip-prinsip jurnalistik. Menurut Sabar Rina, Koordinator RPJ, sebelum peliputan para reporter diharuskan membuat daftar pertanyaan untuk narasumber. Daftar pertanyaan akan membantu saat wawancara. Pukul 17.00 merupakan garis mati (deadline) bagi dirinya untuk menyerahkan hasil liputan. Setelah itu, ada kru khusus yang bertugas menyunting hasil liputan. Setelah disunting hasil liputan disiarkan pada pukul 19.00 dalam program Kabar Nagari.
"Kru radio dilatih oleh Combine Resource Institution, sebuah organisasi nonpemerintah yang bermarkas di Jogjakarta," ujarnya.
- Padang Sago FM
- Pengalaman
- dibaca 1434x
- [0] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


