A | A
628529745XXXX : genta news hari dusun cot seumantok kecamatan babahrot abdya diresmikan menjadi desa persiapan     628136036XXXX : seorg warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : info gempa mag 5 0 sr 11 01 2012 04 00 53 wib lok 2 39 lu 93 18 bt 325 km baratdaya kab simeulue kedlmn 59 km bmkg     62812694XXXX : hari ini aceh peringati 7 tahun tsunami aceh tgl 26 des 2011 di seluruh nad dan menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga hari gisafm     62812694XXXX : hari ini aceh peringati 7 tahun tsunami aceh tgl 26 des 2011 di seluruh provinsi aceh dan menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga ha     62812694XXXX : komplek perumahan korem lilawangsa tepatnya dibelakang rumah sakit kesrem lg terbakar dan hampir menghanguskan empat rumah gisafm lhokseumawe     628191776XXXX : news ratusan aktivis dan lsm yg trgbng dlm aliansi rkyt menggugat memnta gbrnr ntb membrhntikn bupati dan wabup lombok tengah krn plntknnya dinilai cct hkm     628191776XXXX : news nasip petani tembakau di pulau lombok terancam krn mndpt tntangan phk asing yg mengkampanyekan anti rokok intrnasional dn krng diprhtikn pemda stmpt     
22 Nov 2009

Implementasi Program PNPM Dinilai Belum Transparan

DISKUSI-JATENG - n/a

(Pekalongan, 22/11/2009) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat yang dilaksanakan di sejumlah desa/kecamatan di Jawa Tengah dinilai belum cukup transparan dan terbuka. Hal tersebut mengemuka pada kegiatan diskusi radio-radio komunitas se propinsi Jawa tengah di pekalongan pada tanggal 19-22 Nopember 2009. Para pegiat radio komunitas berkumpul dalam rangka pelatihan "pengembangan produksi siaran radio komunitas untuk mendorong transparansi dan akutanbilitas pembangunan" yang diselenggarakan oleh COMBINE Resource Institution bekerjasama dengan Jaringan Radio Komunitas Jawa Tengah.

 Purwanto (43), salah satu aktivis penggiat radio komunitas dari suara rakyat Boyolali menyatakan bahwa, partisipasi warga miskin dalam pelaksanaan proyek PNPM hanya formalitas belaka. Sebagian besar kebijakan proyek ditentukan oleh elit-elit ditingkat desa dan fasilitator. Masyarakat hanya menjadi obyek semata.

Lebih lanjut, Purwanto mengatakan tentang sumber pendanaan program PNPM yang sebagian besar berasal dari hutang luar negeri (Bank Dunia), tidak dipublikasikan secara luas pada masyarakat ditingkat desa.

"Kenapa fasilitator dan atau pelaksana program di desa-desa, tidak menyebutkan bahwa sumber dana proyek ini adalah dari hutang luarnegeri?, dimana kelak rakyat yang harus membayar melalui pajak yang disetorkan pada negara". Ujar Purwanto.
 
Pernyataan yang sama, dikemukakan oleh Budi dari Jaringan Radio Komunitas Jawa Tengah.

"Jauh lebih baik jika masyarakat tahu sumber dana program PNPM adalah pinjaman dari luar negeri dan sebagian adalah dana dari APBD Kabupaten. Sehingga masyarakat diharapkan akan lebih serius dalam pengawasan pelaksanaan proyek, agar tidak bocor anggarannya." kata Budi.

Pada kesempatan yang sama Tim Fasilitator dari PNPM Masyarakat Perkotaan Pekalongan menyatakan, bahwa mereka tidak dalam kapasitas untuk menyatakan sumber pendanaan program PNPM yang berasal dari hutang luar negeri. Namun lebih lanjut menurut Purtomo dari PNPM Kota Pekalongan, mereka sangat setuju ada peran serta masyarakat, termasuk radio komunitas ikut mendorong proses transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan proyek PNPM di tingkat desa. Agar dana proyek tidak dikorupsi oleh pelaksana proyek.

Menurut informasi yang diterima pada saat diskusi dengan fasiliatator PNPM di Solo beberapa waktu lalu, tingkat kebocoran dana program PNPM hanya 1 % (satu persen). Namun menurut Sukiman (39) aktivis radio komunitas dari Klaten, mengatakan bahwa kenyataan dilapangan tidak begitu adanya.

"Program PNPM telah membuat kawan-kawan di desa saya menjadi produsen stempel. Mereka membuat stempel-stempel palsu atas nama berbagai toko bangunan dan perusahaan, untuk membuat laporan proyek. Dan saya yakin, fasilitator PNPM setempat tahu akan hal itu, tapi juga dibiarkan saja." Papar Sukiman.

Sementara Purtomo, salah satu tim sosialisasi PNPM Mandiri Perkotaan  kabupaten pekalongan menegaskan bahwa upaya untuk membangun transparansi penyelenggaraan program sudah dilakukan walaupun masih perlu ada perbaikan. Saat ini PNPM Mandiri Perkotaan di Pekalongan sudah mulai melakukan kerjasama dengan radio komunitas dalam pelaksanaan program.

” Kami sangat ingin PNPM ini dapat diketahui oleh masyarakat secara luas. Untuk itu, kami bekerjasama dengan Radio Komunitas MP (Merah Putih) fm menyelenggarakan Talkshow setiap hari jum’at” tutur Purtomo.

”Selama bekerjasama dengan Rakom MP FM, kami sangat terbantu karena mendapatkan umpan balik yang positif dari warga, semoga PNPM Mandiri di wilayah lain juga bisa berkolaborasi dengan Rakom” lanjut Purtomo.

Menilik hal tersebut, para pegiat radio komunitas yang berkumpul di Pekalongan menyepakati akan mendorong transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program PNPM dengan cara mendorong masyarakat untuk secara bersama-sama mengawasi imlementasi program PNPM. Para pegiat radio komunitas juga berharap, agar pelaksana program PNPM baik dari fasilitator PNPM ditingkat kabupaten hingga desa bersedia bekerjasama dengan memberikan informasi yang benar lagi transparan bagi publik. (SINAM)

  • Google Bookmarks
  • Digg
  • del.icio.us
  • MySpace
  • Technorati
  • TwitThis
Komentar
wah.... g dsna g dsni semua program PNPM memang bermasalah....
mia, 22 Nov 09 00:00
Formulir Komentar




Komentar

Kode Keamanan*

CAPTCHA Image

Wajib di isi [may not leaved blank]
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Suara Komunitas. Pengelola berhak mengubah/menghapus kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Tulisan Terkait

Analisis

Selamat atas www.rumahalir.or.id

Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma). Peluncuran website Talasukma dilakukan langsung oleh Anggota Komite Transparansi

5 KONTEN TERBARU

22:32
Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan Berita > Nusa Tenggara Barat > Gita Swara FM
18:25
Sukabumi, komunitas LA-LI. Koordinator program SAFE (Strategi Again Flu Emergency) memeriksa Berita > Jawa Barat > Zeka Kamil
14:15
IV Koto Aur Malintang - Dalam rangka memeriahkan pelantikan wali nagari III koto Aur malintang yang ibu nagari Batu Basa mengelar Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) antar nagari di kecamatan Berita > Sumatera Barat > Suandri FM
13:34
IV Berita > Sumatera Barat > Suandri FM
13:07
IV koto Aur Malintang - Pembangunan Sekolah menengah kejuruan (SMK) IV koto Aur malintang dalam waktu dekat ini segera terealisasi, hal ini terwujud dari para perantau asal Nagari III Berita > Sumatera Barat > Suandri FM
12:43
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang Pendapat > Sumatera Barat > JRK SB
12:42
Sukabumi, Komunitas Pasar Parungkuda Kondisi pasar Parungkuda semakin hari semakin kotor dan kumuh, hal ini semakin terasa parah ketika hujan turun. Lokasi pasar menjadi becek dan berlumpur. Berita > Jawa Barat > Bayu Permana
12:20
SUKABUMI (*IPS*) – SEBANYAK 18.000 liter air bersih yang dikonsumsi Jakarta per detik diperkirakan meningkat 26,000 liter pada 2015. Solusinya? Sebuah jalan tol sepanjang 54 kilometer Berita > Koresponden > Koresponden
10:36
 Lombok Utara (suarakomunitas)-Tanjung, sebanyak 24 atlet Taekwondo KLU yang mengikuti Kejurda YUTI Cup I 2012, yang diselengarakan di Gelanggang Olah Raga(GOR) Bakhti Berita > Nusa Tenggara Barat > Gita Swara FM
10:14
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi Berita > Nusa Tenggara Barat > Primadona FM

10 Komentar Terbaru

Script timer: 0.378989 seconds.