Program KF Berjalan Lancar di Kota Mataram
Program Keaksaraan Fungsional (KF) di Kota Mataram hampir setengah bulan sejak dicanangkan tanggal 17 Nopember lalu, Saat ini telah berlangsung seminggu lamanya dan pelaksanaanya berjalan lancar.
Warga belajar antusias mengikuti pelajaran dan tingkat rata rata masuk belajar 90 persen. Rata-rata kendala yang dihadapi para tutor atau fasilitator adalah tingkat pendengaran dan penglihatan warga belajar yang sangat kurang karena rata-rata umurnya sudah tua. Namun dengan penuh kesabaran para tutor memberikan dan membimbing warga belajarnya membaca dan menulis. Sampai saat ini warga belajar rata-rata sudah mengenal huruf-huruf abjad. Diperkirakan selama 32 hari kedepan warga belajar akan bisa membaca dan menulis, kecuali yang berumur sudah tua.
Salah seorang fasilitator dari kelurahan monjok mataram, sumarni mengatakan, kelompok belajar yang dibimbingnya antusias belajar karena warganya ingin bisa membaca dan menulis. Kelompok belajar yang diberi nama laili ii sempat awal-awalnya ditangani lurahnya karena tidak mau belajar. Namun akhirnya warga belajar sangat senang mengikuti pelajaran karena mendapat ilmu dan uang transport.
Demikian pula dengan fasilitator dari moncok karya ampenan rodiah mengatakan, warga belajarnya rajin-rajin dan sampai saat ini sudah belajar 4 kali. Kelompok belajar yang bernama melati itu menurut rodiah sudah bisa mengenal semua huruf abjad. Dikatakan sampai 32 hari kedepan warga belajar yang dibimbingnya akan dapat membaca dan menulis.
- Bragi FM
- Berita
- dibaca 824x
- [0] komentar




JAKARTA, Suarakomunitas – Barisan Pemuda Adat Lombok – Sumbawa ( Baralosa) merupakan salah satu tamu special dalam konser Glenn Fredly di Senayan Fx Mall Jakarta pusat pada
Sesait,(SK),--Menjelang sore hari akan dilakukan persiapan Memajang atau Ngengelat yang akan dilaksanakan setelah sholat Asyar berjamaah sampai menjelang waktu sholat Magrib dan Isya
Sesait,(SK),--Kegiatan bisok menik (cuci beras) bukan sekadar membersihkan beras sebelum dimasak, namun memiliki makna sejarah.Lokasi bisok menik ini tidak pernah diubah sejak zaman
Medan (Suara Komunitas.Net) Keberadaan KPID Sumut ke depan tidak hanya berkutat kepada persoalan perizinan. Tapi harus direvitalisasi termasuk keberadaannya guna menggali berbagai potensi ekonomi daerah. 

-t.jpg)
