A | A
628529745XXXX : genta news hari dusun cot seumantok kecamatan babahrot abdya diresmikan menjadi desa persiapan     628136036XXXX : seorg warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : info gempa mag 5 0 sr 11 01 2012 04 00 53 wib lok 2 39 lu 93 18 bt 325 km baratdaya kab simeulue kedlmn 59 km bmkg     62812694XXXX : hari ini aceh peringati 7 tahun tsunami aceh tgl 26 des 2011 di seluruh nad dan menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga hari gisafm     62812694XXXX : hari ini aceh peringati 7 tahun tsunami aceh tgl 26 des 2011 di seluruh provinsi aceh dan menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga ha     62812694XXXX : komplek perumahan korem lilawangsa tepatnya dibelakang rumah sakit kesrem lg terbakar dan hampir menghanguskan empat rumah gisafm lhokseumawe     628191776XXXX : news ratusan aktivis dan lsm yg trgbng dlm aliansi rkyt menggugat memnta gbrnr ntb membrhntikn bupati dan wabup lombok tengah krn plntknnya dinilai cct hkm     628191776XXXX : news nasip petani tembakau di pulau lombok terancam krn mndpt tntangan phk asing yg mengkampanyekan anti rokok intrnasional dn krng diprhtikn pemda stmpt     
22 Nov 2009

Menonton Simfoni ISI Jogjakarta di Jakarta

Agus EM - n/a

Jam 20:00 kurang lima menit antrian di loket Gedung Balai Budaya sudah mulai sepi. Namun, di lobi bagian samping di dalam gedung para penonton orkes simfoni masih ramai bercengkrama dan belum masuk ke arena pertunjukan. Ada sederet meja setelah pintu masuk, tempat beragam brosur, profiles dan majalah seni ditata apik dan boleh diambil para pengunjung yang berminat. Ada beberapa poster kartun terpajang di dinding dalam lobi. Satu yang 'lucu', ialah potret deretan bermacam-macam sandal di depan teras tempat ibadah yang bertuliskan 'batas suci'. Judulnya: 'Di Hadapan Tuhan Semuanya Sama'.

 Harga tiket masuk Rp.10.000,-. Ini mengherankan, karena pengunjung boleh mengambil brosur atau katalog yang nilainya sampai dua kali lipatnya bahkan lebih. Penonton seperti nonton gratis, malah dapat bonus.

Tetapi, acara pergelaran memang bukan acara tunggal. Pergelaran Orkes Simfoni Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta itu merupakan salah satu mata acara dalam Festival Seni Indonesia 2009 yang diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, 6 - 8 Oktober 2009. Festival seni tersebut bertajuk 'Root of Identity' atau 'Akar Identitas'.

Dari balkon belakang kursi paling depan, tempat strategis untuk memotret seluruh panggung pertunjukan, pergelaran dapat dinikmati dengan kualitas suara yang bagus. Malam itu beberapa komposisi dimainkan para dosen dan mahasiswa ISI Jogjakarta dalam 4 sessi. Satu sessi makan waktu kira-kira 20 menit. Lalu jeda sekitar 5 menit setiap sessi.

Karena orkes simfoni ini milik perguruan tinggi seni, maka tidak mengherankan kalau yang dilibatkan juga para professor, misalnya Prof.Drs.Triyono Bramantyo PS,M.Ed.,Ph.D., sebagai music director. Conductor pergelaran, yakni Drs. I G.N. Wiryawan Budhiana, M.Hum., yang bertugas memimpin pergelaran dari tengah bagian depan para pemain orkestra, malam itu berpakaian jas hitam dengan bagian belakang memanjang hingga hampir belakang lutut, tampil dengan semangat yang pas. Selama pertunjukan Orkes ISI menampilkan lebih dari 6 komposisi.

Yang menarik adalah komposisi cantik dari usaha memadukan instrumen orkestra Barat yang didominasi oleh alat gesek dan tiup dengan iringan gamelan gong Bali, berjudul 'Night and Day in Bali'. Komposisi yang diciptakan pada tahun 2005 oleh Budhi Ngurah, panggilan sang konduktor, berdurasi 15 menit, bagai bertutur tentang kehidupan siang dan malam di Bali. Ada kelembutan tabuhan pada bagian awal, lalu seperti biasa menghentak-hentak pada beberapa bagian lainnya, mengalunkan suatu irama dengan kandungan semangat kehidupan sehari-hari pada masyarakat Bali.

Telinga awam mungkin agak merasa unik dengan paduan musik dari dua kebudayaan yang berbeda tadi, Barat vs Timur, diatonik dan pentatonik. Terpikir: "Dapatkah dua teori musik tersebut menghasilkan harmoni irama yang dapat diterima? Mampukah para pemainnya memadukan irama rasa dari instrumen-instrumen musik yang dimainkannya sehingga terdengar suatu komposisi musik yang cantik?"

Pada mulanya terdengar sedikit tersendat, seperti mencoba saling menyesuaikan diri--terutama irama gamelan, namun selanjutnya terasa bedanya dengan komposisi-komposisi lain yang dimainkan juga di panggung itu.

Keluar dari Gedung Balai Budaya, TIM, pada malam itu, saya seperti bermimpi. Hujan baru saja reda. (AEM)

  • Google Bookmarks
  • Digg
  • del.icio.us
  • MySpace
  • Technorati
  • TwitThis
Formulir Komentar




Komentar

Kode Keamanan*

CAPTCHA Image

Wajib di isi [may not leaved blank]
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Suara Komunitas. Pengelola berhak mengubah/menghapus kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Tulisan Terkait
Internasional: 13 Jul 10 14:59 WIB
Koresponden  \ Imam Shofwan

Pameran 101 Seksualitas

Internasional: 12 Jul 10 16:54 WIB
Koresponden  \ Imam Shofwan

Tumpahan Minyak dan Pembatasan Media

Internasional: 8 Jul 10 21:40 WIB
Koresponden  \ Imam Shofwan

Gotong Royong Demi Air

Internasional: 7 Jul 10 21:09 WIB
Koresponden  \ Imam Shofwan

Komunitas Triqui Menanti Perubahan

Analisis

Belajar Dari Si Rumput Raksasa

Sleman-Yogyakarta. Rerimbunan si rumput raksasa hampir dapat kita jumpai khususnya dipedesaan bahkan di lingkungan perumahan, hanya jenisnya yang disesuaikan. Bambu yang sering kita sebut dengan pohon,

5 KONTEN TERBARU

17:03
 Aceh Utara-Sekolah Menengah Pertama Swasta (SMPS) Nujumush Shaghirah , di Desa Lancang Barat, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara yang berdiri sejak tahun 2009 lalu sampai sekarang sudah mempunyai Berita > n/a > Wahyu M. Khaerudin
12:20
Pengalaman > Sulawesi Utara > JRK SULUT
23:18
JAKARTA, Suarakomunitas – Barisan Pemuda Adat Lombok – Sumbawa ( Baralosa) merupakan salah satu tamu special dalam konser Glenn Fredly di Senayan Fx Mall Jakarta pusat pada Liputan Khusus > Nusa Tenggara Barat > Primadona FM
23:14
Sesait,(SK), -- Dalam pelaksanaan Maulid adat Wet Sesait Kecamatan Kayangan, ada empat desa yang merupakan satu kesatuan yang terlibat yaitu Desa Sesait, Pendua, Santong dan Kayangan. Liputan Khusus > Nusa Tenggara Barat > Suara Genem Merenten FM
23:14
Sesait,(SK),--Menjelang sore hari akan dilakukan persiapan Memajang atau Ngengelat yang akan dilaksanakan setelah sholat Asyar berjamaah sampai menjelang waktu sholat Magrib dan Isya Liputan Khusus > Nusa Tenggara Barat > Suara Genem Merenten FM
23:13
Sesait,(SK),--Kegiatan bisok menik (cuci beras) bukan sekadar membersihkan beras sebelum dimasak, namun memiliki makna sejarah.Lokasi bisok menik ini tidak pernah diubah sejak zaman Liputan Khusus > Nusa Tenggara Barat > Suara Genem Merenten FM
23:13
Sesait,(SK), -- Wet Sesait meliputi empat desa yang ada wilayah Kecamatan Kayangan yaitu Desa Kayangan, Desa Pendua, Desa Santong (Khusus Dusun Santong Asli) dan Desa Sesait sendiri. Liputan Khusus > Nusa Tenggara Barat > Suara Genem Merenten FM
18:51
Humbang Hasundutan (Suara Komunitas.Net) Tanpa alasan yang jelas dr Netty br Simanjuntak mangkir (tidak masuk kerja-red) selama empat bulan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doloksanggul. Informasi Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
17:05
Sesait,(SK),-- Maulid adat yang dilaksanakan masyarakat adat wet Sesait, Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara, dihadiri langsung Bupati KLU H.Djohan Sjamsu,SH,Minggu (05/02/2012) Berita > Nusa Tenggara Barat > Suara Genem Merenten FM
13:19
Medan (Suara Komunitas.Net) Keberadaan KPID Sumut ke depan tidak hanya berkutat kepada persoalan perizinan. Tapi harus direvitalisasi termasuk keberadaannya guna menggali berbagai potensi ekonomi daerah. Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU

10 Komentar Terbaru

Script timer: 0.343022 seconds.